Usai Mendengarkan Pidato Kenegeraan Presiden, Komeng: Saya dengan Presiden Tidak Minta Harapan, Tapi Minta Juara Satu

Azri Ghaida Nur Ilya Nahdi • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:26 WIB
Anggota DPD terpilih masa bakti 2024-2029 Alfiansyah alias Komeng. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Anggota DPD terpilih masa bakti 2024-2029 Alfiansyah alias Komeng. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 
RADAR PURWOREJO - Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami atau yang lebih dikenal publik sebagai Komeng, menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Meski kini menyandang status legislator, gaya bicaranya yang khas komedian tetap ia bawa saat diwawancarai wartawan usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

Ditanya soal harapannya kepada Presiden, Komeng melempar jawaban yang jadi sorotan banyak media, "Saya dengan presiden tidak minta harapan, tapi minta juara satu."

Ia lantas menjelaskan maksud kelakarnya itu, bahwa "juara satu" yang ia maksud bukan soal prestasi individu, melainkan rakyat yang harus jadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Respons Aspirasi GPM, Wali Kota Hasto Wardoyo Cek Langsung Penataan Pedagang di Ngampilan

"Betul-betul rakyat menjadi sejahtera," tegasnya, mengubah candaan ringan jadi pesan substantif tentang kesejahteraan publik.

Gaya komunikasi semacam ini yang jadi ciri khas Komeng sejak dulu.

Mengemas pesan serius dengan bahasa yang mudah dicerna dan tidak menggurui, sesuatu yang jarang dilakukan pejabat publik lain saat diwawancarai usai acara kenegaraan formal.

Selain soal harapan untuk Presiden, Komeng juga menanggapi bagian pidato Prabowo soal capaian swasembada pangan.

Menurutnya, ketersediaan stok pangan dalam negeri jadi krusial di tengah situasi global yang tidak menentu.

Baca Juga: Ketua MPR RI Ahmad Muzani Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi Terobosan Menuju Indonesia Emas 2045

"Pangan naik, biasanya kita impor dari Kamboja, Thailand. Untung kita punya stok pangan. Ini Kamboja sama Thailand perang, akhirnya jadi enggak impor lagi," ujarnya.

Perlu digarisbawahi, klaim soal Indonesia biasa mengimpor bahan pangan dari Kamboja dan Thailand lalu terganggu akibat konflik kedua negara itu adalah pandangan Komeng sendiri saat diwawancarai, bukan bagian dari isi pidato resmi Prabowo.

Presiden dalam pidatonya memang menegaskan Indonesia sudah swasembada delapan komoditas pangan, namun tidak secara spesifik mengaitkannya dengan situasi konflik Kamboja-Thailand seperti yang disampaikan Komeng.

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Anggarkan Rp 1,1 M untuk Betonisasi Jalan Tobong-Candirejo, Incar Dana Inpres Rp 34 Miliar untuk 2,5 Km


Dengan latar belakang sebagai komedian yang kini duduk di kursi legislatif, kehadiran Komeng dalam forum-forum kenegaraan formal seperti ini terus jadi magnet perhatian tersendiri.



Editor : Meitika Candra Lantiva
Pidato Kenegeraan Presiden Komeng Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami minta juara satu komedian