PM Australia Sampaikan Ucapan HUT Ke-81 RI Sekaligus Simpati atas Bencana Gempa Indonesia Timur

Heru Pratomo • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 16:30 WIB
HUT ke-81 Kemerdekaan RI
HUT ke-81 Kemerdekaan RI

 

 

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Dalam peryataannya, Albanese turut menyampaikan duka cita mendalam atas bencana gempa bumi di Indonesia Timur yang menewaskan sedikitnya 53 orang.

Albanese menegaskan bahwa Australia berdiri bersama pemerintah dan rakyat Indonesia di masa-masa sulit akibat bencana alam tersebut.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Australia, saya menyampaikan simpati mendalam kepada semua pihak yang terdampak. Kami berdiri bersama Indonesia di masa penuh kesulitan ini, sebagaimana yang selalu kami lakukan," ujar Albanese dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Dinyatakan tidak layak, BGN hentikan permanen 504 dapur MBG

Selain menyampaikan belasungkawa, Albanese menyoroti pentingnya hubungan bilateral antara kedua negara. Ia mengingat kembali peran sejarah Australia sebagai salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada era kemerdekaan.

"Bagi kami, tidak ada hubungan yang lebih penting dari hubungan ini. Perdamaian, keamanan, dan stabilitas Australia bergantung pada kawasan kita, dan pada Indonesia yang bersatu, stabil, serta berdaulat," tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan hubungan kedua negara dibuktikan melalui penandatanganan Traktat Indonesia-Australia tentang Keamanan Bersama atau Traktat Jakarta bersama Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2026. Perjanjian ini menegaskan kembali prinsip Lombok Treaty 2006 terkait penghormatan Australia atas integritas wilayah dan kedaulatan Indonesia.

Baca Juga: Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Berakhir Ricuh, Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrokan

Albanese juga mencatat bahwa dukungan terhadap kedaulatan Indonesia bersifat bipartisan di parlemen Australia, sekaligus mengulangi komitmen kerjasamanya di bidang keamanan dan stabilitas kawasan.

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus belasungkawa atas bencana gempa bumi yang menerpa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).

Wong menyampaikan rasa duka mendalam mendampingi Perdana Menteri Anthony Albanese atas jatuhnya sedikitnya 53 korban jiwa dalam musibah tersebut.

Baca Juga: Santriwati Pondok Pesantren Baitul Quran Sragen Hilang usai Kunjungi Mal di Solo

"Saya bersama Perdana Menteri Australia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan menyampaikan simpati kepada semua pihak yang terdampak. Kami berdiri bersama Pemerintah dan rakyat Indonesia di masa-masa sulit ini," ujar Wong dalam keterangan resminya.

Dalam momentum peringatan kemerdekaan Indonesia, Wong menyinggung jejak sejarah panjang dukungan Australia terhadap kedaulatan RI di tingkat internasional. Ia menguraikan pengakuan de facto Australia atas RI pada 9 Juli 1947, serta langkah Australia membawa agresi militer ke Dewan Keamanan PBB yang berujung ditunjuknya Australia sebagai wakil Indonesia dalam komite penanganan sengketa.

"Kami bangga akan sejarah tersebut karena kami menyadari bahwa keamanan Australia sangat bergantung pada hubungan kedua negara dan stabilitas kawasan," katanya.

Baca Juga: Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Tingkat Kegemaran Membaca di Kabupaten Purworejo Anjlok

Menlu Australia itu juga mempertegas bahwa kemitraan kedua negara kini berada di tingkat tertinggi. Selain landasan Lombok Treaty yang genap berusia 20 tahun, penguatan kerja sama baru saja diperkokoh lewat penandatanganan Traktat Keamanan Bersama di Jakarta pada Februari 2026 lalu.

"Traktat Keamanan Bersama menjadi landasan bagi babak selanjutnya dalam hubungan kedua negara. Pemerintah Perdana Menteri Albanese berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan penting ini di masa mendatang," pungkas Wong.

Editor : Heru Pratomo
Perdana menteri Anthony Albanese HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ntt australia