Markas Polsek Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjadi sasaran penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK). Insiden tersebut terjadi ketika rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih berlangsung.
Penembakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Suara rentetan tembakan terdengar dari sekitar lokasi dan diduga dilepaskan sebanyak kurang lebih 10 kali.
Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan aparat segera melakukan langkah pengamanan setelah menerima laporan mengenai adanya gangguan tembakan di sekitar Polsek Asologaima.
Menurut Faizal, respons cepat dilakukan untuk memastikan kondisi personel sekaligus mengantisipasi kemungkinan ancaman lanjutan.
“Kami memastikan personel di lapangan telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi adanya gangguan tembakan,” kata Faizal, Rabu (19/8).
Baca Juga: Babak Belur, Siswa SMP Diduga Jadi Korban Pengroyokan di Cileungsi
Tidak Ada Korban dalam Penembakan
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Aparat juga tidak menemukan adanya kerugian materiel di lingkungan Polsek Asologaima.
Meski demikian, penjagaan di sekitar kantor kepolisian diperketat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan susulan.
“Dari hasil pengecekan, tidak terdapat korban maupun kerugian materiel pada Polsek Asologaima,” ujar Faizal.
Setelah situasi dinyatakan terkendali, aparat melanjutkan pemeriksaan di lokasi kejadian. Penyisiran dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mencari berbagai petunjuk yang dapat membantu proses penyelidikan.
Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan jejak kaki dan 10 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter. Barang bukti tersebut ditemukan di lokasi yang diduga berkaitan dengan titik asal tembakan.
Temuan itu kini menjadi bagian dari bahan penyelidikan aparat. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya masih mendalami sejumlah bukti dan keterangan dari lapangan untuk mengidentifikasi pelaku.
Polisi juga masih menyelidiki motif di balik penembakan tersebut. Hingga kini, belum ada pihak yang secara resmi ditetapkan sebagai pelaku dalam insiden tersebut.
“Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan,” kata Faizal.
Baca Juga: Macan Kumbang Masuk Rumah Warga di Batang, Ternak Warga Jadi Mangsa
Ia menegaskan, penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara menyeluruh. Aparat juga berupaya mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.
Di tengah proses penyelidikan, Satgas Operasi Damai Cartenz mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan.
“Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung,” tegasnya.
Editor : Bahana.