RADAR JOGJA - TNI Angkatan Darat (AD) mengirimkan Kapal ADRI-XCII BM menuju wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa.
Kapal tersebut diberangkatkan pada Rabu (19/8/2026) dengan membawa berbagai bantuan logistik sekaligus dilengkapi fasilitas rumah sakit untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, TNI AD turut mengirim kendaraan pendukung untuk menunjang kebutuhan warga di lokasi bencana.
Baca Juga: Dolalak Purworejo, Tarian Khas yang Tak Lekang Oleh Zaman
"Kita juga kirim lima truk dan dua ambulans untuk kebutuhan di sana," kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat melepas pelepasan kapal di Dermaga Markas Satuan Angkatan Perairan (Satangair) Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara dikutip dari Antara.
Menurut Maruli, pengiriman kapal tersebut menjadi bagian dari langkah cepat TNI AD dalam menangani dampak gempa sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak di NTT.
Kapal ADRI-XCII BM membawa sekitar 70 ton bantuan pangan. Bantuan tersebut terdiri atas beras, gula, minyak goreng, mi instan, susu dan bubur bayi, air minum, hingga ransum tempur.
Baca Juga: Bocah 8 Tahun Digigit Anjing Pitbull di Arjasari Bandung, Alami Luka Cukup Parah
Sejumlah perlengkapan pendukung juga turut dikirim. Di antaranya 100 tandon air berkapasitas 1.100 liter, 13 unit generator set (genset), 30 tenda serbaguna, serta 900 set tempat tidur lipat atau velbed.
Selain mengangkut bantuan kebutuhan dasar, kapal tersebut juga difungsikan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.
TNI AD menyediakan layanan kesehatan dan rumah sakit secara gratis selama kapal berada di NTT hingga 20 hari ke depan.
"Di kapal ada fasilitas rumah sakit dan ada dua dokter beserta delapan tenaga medis. Kalau nanti mereka memang memerlukan perawatan di kapal, kami akan lakukan," jelas Maruli.
Baca Juga: Isu Larangan Hijab di kampus Unhan, MUI buka Suara Minta Klarifikasi
Kapal yang membawa bantuan logistik beserta tim medis itu diperkirakan mencapai wilayah tujuan dalam tiga hari setelah keberangkatan.
TNI AD berharap bantuan tersebut dapat membantu mencukupi kebutuhan warga terdampak, termasuk kebutuhan pangan, sandang, air bersih, serta pelayanan kesehatan.
Editor : Meitika Candra Lantiva