Nelayan Ternate Bertahan 26 Hari di Laut Gegara Mesin Perahu Rusak

Hening Atik Mahardika • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:55 WIB
Kondisi (Tangkapan IG/Makassar Info)
Kondisi (Tangkapan IG/Makassar Info)

 

RADAR PURWOREJO - Kisah perjuangan seorang nelayan asal Ternate, Maluku Utara, bikin merinding.

Esau Sidemo (57), nelayan asal Desa Bido, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, berhasil bertahan hidup setelah terombang-ambing di laut selama 26 hari.

Esau awalnya berangkat melaut dari Pulau Batang Dua pada 7 Juli 2026.

Namun, perjalanan berubah menjadi petaka setelah perahu yang digunakannya mengalami kerusakan mesin.

Ia pun terbawa arus hingga menjauh sekitar 800 mil dari pulau asalnya dan masuk ke wilayah Samudra Pasifik. 

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Kolom Abu Membumbung 2.500 Meter

Selama berada di Tengah laut, Esau hanya memiliki persediaan makanan dan air yang sangat terbatas.

Kondisi tersebut membuatnya harus mencari cara untuk tetap bertahan hidup sambil menunggu pertolongan.

Hari demi hari berlalu, persediaan air yang dibawanya akhirnya habis. Dalam kondisi kehausan, Esau terpaksa meminum air laut.

Ketika keadaan semakin sulit, ia bahkan meminum air urienya sendiri untuk mengurangi rasa haus.

Baca Juga: Momen Haru Ini Viral, Murid SLB Berhasil Panggil Gurunya “Ibu”

Bukan hanya soal air, persediaan makanan juga sudah tidak ada. 

Esau kemudian menemukan kelapa yang sudah membusuk dan memakannya karena tidak memiliki pilihan lain.

Hal itu Esau lakukan untuk tetap mendapatkan tenaga selama berada di tengah laut.

Selama terombang-ambing, Esau juga sempat mencoba meminta pertolongan kepada kapal-kapal yang melintas.

Namun, usahanya belum membuahkan hasil.

Kapal yang diharapkan bisa melihat dan menolongnya terus berlalu.

Baca Juga: Bengawan Solo: Sungai Terpanjang di Jawa yang Menjadi Sumber Kehidupan

Hari-hari yang dilewati Esau tentu bukan hal mudah.

Sendirian di tengah laut dengan kondisi perahu yang bermasalah, tanpa makanan dan air yang cukup, membuat peluang untuk bertahan hidup semakin berat.

Setelah 26 hari terombang-ambing, Esau akhirnya berhasil ditemukan dan mendapatkan pertolongan.

Kisahnya pun menjadi perhatian setelah dibagikan oleh Kumparan di media sosial.

Baca Juga: Kejar Bukti Baru! Kejari Kulon Progo Panggil Enam Saksi Kasus Dugaan Korupsi PT SAK


Peristiwa ini menjadi gambaran betapa beratnya perjuangan nelayan yang mengalami kecelakaan saat berada jauh dari daratan.

Bagi Esau, bisa kembali selamat setelah hampir sebulan berada di tengah laut menjadi akhir dari perjalanan panjang yang penuh perjuangan.

Editor : Meitika Candra Lantiva
Nelayan Ternate Bertahan 26 Hari di Laut Nelayan Ternate Pulau Batang Dua Samudra Pasifik Viral