Seruan untuk “SEAblings”, Ada Apa dengan Indonesia?

Regina Renate Yosuana • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11 WIB
Ribuan buruh menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Ribuan buruh menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

Seruan kepada masyarakat Asia Tenggara untuk memperhatikan situasi di Indonesia kembali mencuat di tengah berbagai aksi protes dan persoalan sosial yang berkembang. Pesan tersebut mengajak publik regional, termasuk media internasional, untuk tidak mengabaikan dinamika yang terjadi di Indonesia.

Salah satu isu yang disorot adalah aksi warga Pati yang membawa tuntutan pemberantasan korupsi serta percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Selain itu, sejumlah aksi mahasiswa juga menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah, penggunaan anggaran negara, hingga kondisi perekonomian. Beragam persoalan tersebut kemudian memunculkan dorongan agar perkembangan di Indonesia mendapat perhatian lebih luas dari media internasional.

Seruan “Please Watch, Please Report”

Baca Juga: KA Malabar Tertemper Truk di Perlintasan Sumyang, Lokomotif Ringsek

Ajakan tersebut disampaikan melalui pesan “Please Watch, Please Report, Please Don’t Look Away”. Seruan ini ditujukan kepada publik internasional agar tidak menutup mata terhadap berbagai perkembangan yang tengah berlangsung di Indonesia.

Media asing secara khusus diharapkan ikut memantau situasi dan menyampaikan informasi mengenai kondisi di lapangan. Kehadiran pemberitaan dari media internasional dinilai dapat membantu memperluas jangkauan informasi mengenai aspirasi dan tuntutan masyarakat Indonesia.

Persoalan yang menjadi perhatian juga tidak terbatas pada isu politik. Kondisi lingkungan dan ekonomi turut masuk dalam sorotan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, misalnya, menimbulkan asap yang berpotensi melintasi batas negara dan berdampak terhadap negara-negara tetangga.

Di sisi lain, tekanan terhadap nilai rupiah juga menjadi bagian dari berbagai persoalan ekonomi yang tengah diperbincangkan.

Mengapa Media Internasional Dianggap Penting?

Seruan kepada “SEAblings”—sebutan yang memadukan Southeast Asia dan siblings atau saudara—pada dasarnya ingin mendorong masyarakat kawasan Asia Tenggara untuk ikut memperhatikan kondisi negara tetangganya.

Perhatian media internasional diharapkan dapat membuat berbagai persoalan dan tuntutan masyarakat Indonesia diketahui oleh publik yang lebih luas. Pemberitaan yang berimbang juga dinilai penting agar situasi di lapangan dapat dipahami secara lebih utuh, bukan hanya melalui informasi yang beredar di dalam negeri.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar perkembangan Indonesia tidak dipandang sebagai persoalan domestik semata. Sebagai bagian dari kawasan Asia Tenggara, berbagai persoalan sosial, lingkungan, politik, dan ekonomi di Indonesia juga berpotensi memiliki dampak regional.

Baca Juga: Nelayan Ternate Bertahan 26 Hari di Laut Gegara Mesin Perahu Rusak

Melalui seruan “Please Watch, Please Report, Please Don’t Look Away”, perhatian publik internasional diharapkan dapat diarahkan pada kondisi masyarakat Indonesia serta berbagai tuntutan yang sedang disuarakan.

Dengan demikian, munculnya seruan untuk “SEAblings” menjadi gambaran adanya dorongan agar persoalan Indonesia memperoleh perhatian lebih luas, terutama dari masyarakat dan media di kawasan Asia Tenggara.

 

Editor : Bahana.
SEAblings aksi protes media internasional asia tenggara indonesia