Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Jakbar, Empat Pelaku Kuras Rekening Korban Rp 205 Juta 

Yunita Tri Hastuti • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:51 WIB
Modus ganjal ATM. (AI Generated)
Modus ganjal ATM. (AI Generated)

 


RADAR PURWOREJO - Polres Metro Jakarta Barat membongkar sindikat pencurian bermodus ganjal kartu ATM menggunakan tusuk gigi yang mengincar nasabah perbankan.

Dari aksi kejahatan ini, para pelaku berhasil menggasak uang korban hingga mencapai Rp 205 juta.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka, yaitu FR, AP, AF, dan TH.

Keempatnya memiliki pembagian peran yang rapi, mulai dari mengganjal mesin, menukar kartu asli korban dengan kartu palsu, hingga mengintip kode PIN.

Baca Juga: Terima Best Leadership dan Korporasi di IQSA 2026, Dirut Jasa Marga Tegaskan Keselamatan Jadi Budaya


Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan bahwa para tersangka beroperasi secara berkelompok di lokasi target.


"Jadi, para tersangka ini merupakan sindikat. Ada yang memantau dari luar dan ada juga dua orang yang sudah standby di mesin ATM," ujar Nasriadi, dikutip dari JawaPos, Selasa (1/9/2026).


Para pelaku melancarkan aksinya dengan mengganjal lubang mesin ATM menggunakan tusuk gigi agar kartu nasabah tersangkut.

Saat korban panik, pelaku pura-pura menawarkan bantuan lalu secara cekatan menukar kartu ATM asli korban dengan kartu palsu yang telah disiapkan.

Pada saat bersamaan, anggota sindikat lainnya mengawasi dari dekat untuk menghafal nomor PIN yang diketikkan korban.

Baca Juga: Warga Perumahan Villa Banguntapan Asri Khawatir Kolam Koi Jebol, Wadul ke DPRD Bantul Minta Ditutup

Setelah menguasai kartu asli dan PIN, para pelaku langsung berpindah ke mesin ATM lain untuk menguras habis isi rekening korban.


"Ketika sudah menguasai ATM yang asli dan mengetahui PIN-nya, mereka akan pergi ke ATM lain untuk menguras uang di rekening korban," jelas Nasriadi.


Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 53 kartu ATM, dua tusuk gigi, amplas, lima unit ponsel, serta KTP. Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi dan korban lain.


Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menjelaskan bahwa sindikat ini bekerja sangat cepat berkat pembagian tugas yang terstruktur.

Empat pelaku memiliki peran masing-masing: mengeksekusi penukaran kartu, mengintai kode PIN, memantau kondisi lingkungan, hingga bertindak sebagai pengemudi untuk melarikan diri.

Baca Juga: Bawa Beronjong, Pria Berjaket Hitam Gagal Bobol KDMP Tempursari Boyolali


Hasil penyidikan kepolisian mengungkap bahwa modus penipuan ini dipelajari para pelaku secara mandiri tanpa keterlibatan oknum pegawai bank.

Menanggapi kejadian tersebut, masyarakat diimbau untuk ekstra waspada, tidak menyerahkan kartu ATM kepada siapa pun, serta segera meminta bantuan kepada petugas keamanan (security) resmi atau pihak bank terdekat jika mengalami kendala transaksi.



Editor : Meitika Candra Lantiva
Jakbar Pelaku Kuras Rekening Polres Metro Jakarta Barat modus ganjal atm