RADAR PURWOREJO - Di tengah banyaknya bencana yang sedang terjadi di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto tetap berangkat ke Rusia.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Acara ini diselenggarakan di Far Eastern Federal University.
Undangan tersebut datang langsung dari presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam kunjungan ini, Prabowo juga dijadwalkan untuk menghadiri rapat bilateral dengan Putin pada 3 September 2026.
Baca Juga: Genap 2 Tahun, Pasar Jongke Surakarta Bagikan 1.300 Porsi Mie Ayam Gratis
Pertemuan ini akan membahas mengenai penguatan kerjasama strategis Indonesia dengan Rusia, termasuk dalam bidang ekonomi, investasi, perdagangan, dan energi.
Keberangkatan Prabowo ke Rusia di tengah kondisi Indonesia yang masih menghadapi sejumlah bencana kemudian menjadi sorotan warganet.
Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan keputusan Presiden untuk melakukan kunjungan ke luar negeri ketika beberapa daerah di Indonesia masih dilanda kebakaran dan membutuhkan penanganan.
Sorotan tersebut kemudian memunculkan perdebatan di media sosial.
Baca Juga: Arya Wedakarna Disorot Usai Hadiri Miss Equality World 2026 di Bangkok
Sebagian warganet menilai kunjungan kenegaraan tetap penting untuk menjaga hubungan diplomatik dan kepentingan kerja sama Indonesia dengan negara lain.
Namun, ada pula yang mempertanyakan apakah kunjungan tersebut seharusnya ditunda mengingat kondisi bencana yang tengah terjadi di dalam negeri.
“Dimana Prioritasmu pak?," cuitan akun X @ejaaipongg.
Rangkaian bencana kebakaran yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia semakin memicu perdebatan di kalangan warganet.
Sejumlah masyarakat menilai Presiden Prabowo Subianto dinilai belum cukup sigap dalam merespons bencana yang terjadi di berbagai wilayah.
Kondisi tersebut juga membuat sebagian warganet mempertanyakan prioritas pemerintah dalam menangani persoalan bencana yang masih berlangsung.
Editor : Meitika Candra Lantiva