Kekayaan kuliner Jawa Barat dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penggerak pariwisata sekaligus ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan meminta para pelaku usaha tidak berhenti mempertahankan resep dan makanan tradisional, tetap berani mengembangkan produk agar lebih sesuai dengan selera pasar dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Dorongan tersebut disampaikan Erwan ketika menghadiri pelantikan Ketua dan Pengurus Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat periode 2026-2030 di Kota Bandung, Rabu malam, 26 Agustus 2026. Menurutnya, kreativitas dalam mengolah makanan tradisional dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuat produk lokal semakin menarik bagi masyarakat dari luar daerah.
Jawa Barat sendiri mempunyai beragam makanan khas yang tersebar di 27 Kabupaten dan kota. Nasi timbel, karedok, lotek, batagor, surabi, hingga peuyeum merupakan sebagian dari kuliner yang dapat dikembangkan menjadi produk dengan daya saing lebih tinggi.
Baca Juga: Dua Relawan Karhutla Kalteng Berpulang, Asap dan Api Jadi Risiko di Garis Depan
Erwan melihat kekayaan tersebut bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai modal untuk memperkuat industri kuliner dan menarik wisatawan yang datang khusus untuk memburu makanan khas daerah.
Peluang itu semakin terbuka seiring berkembangnya wisata kuliner di Bandung. Arus kedatangan masyarakat dari luar kota, termasuk mereka yang datang untuk kegiatan olahraga atau menikmati berbagai agenda di Bandung, dapat memberikan dampak berantai kepada sektor makanan dan minuman.
Karena itu, pelaku usaha dinilai perlu memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan produk yang mempunyai ciri khas, kualitas terjaga, serta identitas merek yang mudah dikenali.
Erwan juga berharap AKAR Jawa Barat dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun ekosistem usaha kuliner yang sehat. Kolaborasi antar pemerintah, asosiasi dan pengusaha diharapkan mampu mendorong makanan lokal naik kelas tanpa meninggalkan karakter khasnya.
Dengan inovasi yang berkelanjutan dan branding yang kuat, kuliner Jawa Barat diharapkan bukan hanya menjadi pelengkap perjalanan wisata, tetapi turut menjadi alasan wisatawan memilih Jawa Barat sebagai tujuan kunjungan.
Editor : Bahana.