Dua Kali Gagal Seleksi, Pemuda Mandailing Natal Akhirnya Wujudkan Cita-Cita Jadi Prajurit TNI AD

Regina Renate Yosuana • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 13:40 WIB
Padli Pramana, anak pekerja langsir batu emas yang lulus TNI AD
Padli Pramana, anak pekerja langsir batu emas yang lulus TNI AD

Perjuangan panjang mengantarkan Padli Pramana, pemuda asal Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, meraih cita-citanya menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. 

Setelah dua kali gagal dalam mengikuti seleksi masuk TNI AD, Padli akhirnya dinyatakan lulus pada penerimaan gelombang II tahun 2026.

Ia dijadwalkan menjalani pelantikan pada 9 September 2026 di Rindam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar, dengan pangkat Prajurit Dua.

Keberhasilan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Padli. Pemuda yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Herman dan Dewi Astuti itu diketahui merupakan lulusan SMA N 1 Panyabungan Utara.

Baca Juga: Asap pekat gegerkan Pasar Baru, Gangguan listrik jadi penyebab

Kegagalan dalam dua kesempatan sebelumnya tidak membuat Padli berhenti mengejar impiannya. Ia kembali mempersiapkan diri hingga akhirnya berhasil melewati proses seleksi dan masuk dalam daftar peserta yang dinyatakan lulus. 

Kisah Padli juga tidak lepas dari latar belakang keluarganya yang sederhana. Kedua orang tuanya sehari-hari bekerja melangsir batu emas di kawasan Bukit Hutabargot dan Nagajuang.

Herman mengaku sempat tidak menyangka anaknya dapat mewujudkan keinginan menjadi anggota TNI AD.

Bagi keluarga tersebut, keberhasilan Padli menjadi buah dari ketekunan yang terus dijaga setelah mengalami kegagalan serta dukungan doa dari keluarga.

Kabar kelulusan itu pun disambut penuh haru oleh Herman dan Dewi Astuti.

Bagi mereka, perjalanan Padli menunjukkan bahwa kegagalan dalam mencapai sebuah cita-cita bukan berarti harus berhenti berusaha. 

Setelah melewati dua kegagalan, Padli kini bersiap memasuki babak baru sebagai prajurti TNI AD.

Baca Juga: Duka di Balik Program MBG: Febiola, Siswi Berprestasi di Karo yang Kehilangan 70 Persen Ingatan

Kisahnya menjadi gambaran bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk mengejar masa depan selama disertai usaha dan ketekunan.



Editor : Bahana.
prajurit TNI Padli Pramana TNI AD mandailing natal sumatera utara