RADAR PURWOREJO - Duka mendalam menyelimuti keluarga korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan.
Salah satu korban, Wili Mbuik (25), mendapatkan penembakan brutal.
Insiden ini terjadi saat mereka menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Wili dan dua ASN lainnya sedang mendistribusikan bantuan pangan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 15.47 WIT.
Seperti pada video yang beredar, Wili ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Dari laporan, polisi menemukan tiga selosong peluru di tubuhnya.
Baca Juga: KPK Kembali Sambangi Menara Wijaya Sukoharjo, Obok-Obok DPKP Dan BKPSDM
Pelaku Mengambil Ponsel Korban
Tidak hanya membunuh, pelaku penembakan yang diduga berjumlah delapan orang itu merampas telepon seluler milik korban yang tewas tersebut.
Pada Kamis (10/9/2026), pelaku meneror keluarga Wili di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tidak hanya menghubungi melalui panggilan telepon.
Pelaku sempat melakukan video call dengan keluarga Wili.
Sambil tertawa pelaku mengaku telah membunuh Wili.
Pihak keluarga mengimbau kerabat dan masyarakat yang mengenal almarhum agar berhati-hati jika menerima komunikasi dari nomor atau akun milik korban.
Baca Juga: Polres Sragen Bekuk Dua Pelaku Kekerasan di Sambungmacan, Korban Sempat Diancam Dibunuh
Kronologi Pembunuhan
Sebelumnya, tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas diserang KKB saat menjalankan tugasnya melayani masyarakat.
Ketiga di antaranya Wili Mbuik (25), CPNS Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Kupang, NTT. Dokter Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Alfonsius Albinus Mehan (35) asal Sikka, Maumere NTT, dan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Aprida Rapi (49) asal Toraja, Sulawesi Selatan.
Saat kejadian, terdapat 11 orang dalam rombongan penyalur bantuan.
Baca Juga: Lagi-Lagi Kebakaran karena Sisa Bakar Sampah, Api Hanguskan Kandang Sapi di Rongkop
Tiga di antaranya tewas tertembak, sedangkan delapan lainnya berhasil menyelamatkan diri ke Puskesmas Muliama.
Jenazah Korban Dipulangkan
Ketiga jenazahnya telah dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing pada Jumat (11/9/2026).
Jenazah Wili Mbuik diterbangkan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dimakamkan.
Saat ini aparat keamanan menyatakan telah mengidentifikasi pria dalam video yang diduga oknum KKB dalam penembakan tersebut, dan menjadikannya target pengejaran.
Editor : Meitika Candra Lantiva