Unik! Museum Jamin Ginting Berbentuk Kacang Tanah, Simpan Jejak Perjuangan dan Budaya Karo

Rahmawati Wulandari • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 15:50 WIB
Museum Jamin Ginting
Museum Jamin Ginting

KARO – Museum biasanya identik dengan bangunan bergaya klasik atau modern. Namun, ada yang berbeda di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Di Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, berdiri sebuah museum dengan bentuk arsitektur yang cukup mencuri perhatian karena menyerupai kacang tanah.

Museum tersebut adalah Museum Pahlawan Nasional Letjen Jamin Ginting, yang juga dikenal dengan nama Museum Mahaputera Utama Letjen Jamin Ginting. Bangunan ini menjadi tempat untuk mengenang perjalanan hidup dan perjuangan salah satu tokoh militer asal Tanah Karo tersebut.

Letjen Jamin Ginting dikenal sebagai salah satu tokoh yang turut berperan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Museum tersebut dibangun oleh Yayasan Mahaputera Utama Jamin Ginting dan mulai dibuka untuk masyarakat pada 2013.

Tak sekadar unik dari sisi bentuk, arsitektur museum yang menyerupai kacang tanah juga memiliki makna tersendiri. Desain tersebut dikaitkan dengan nilai perjuangan Jamin Ginting dalam menghadapi berbagai tantangan ketika menjalankan tugas untuk bangsa dan negara.

Museum ini terdiri atas dua lantai dengan tema koleksi yang berbeda. Lantai pertama membawa pengunjung mengenal lebih jauh kehidupan masyarakat Karo beserta kekayaan budayanya.

Baca Juga: Sempat Disangka Boneka, Ternyata Balita Tenggelam di Sungai Winongo Kecil Bantul

Berbagai benda tradisional dipamerkan di ruangan tersebut. Mulai dari pakaian adat, peralatan pertanian, perlengkapan dapur, alat musik tradisional, peralatan tenun, kain tradisional, hingga miniatur rumah adat Karo.

Beranjak ke lantai kedua, suasananya lebih banyak berkaitan dengan sosok Jamin Ginting. Pengunjung dapat melihat berbagai benda yang menjadi bagian dari perjalanan hidup dan perjuangannya.

Koleksi tersebut antara lain berupa foto-foto dokumentasi, pakaian, senjata, tas dinas, tongkat komando, penghargaan, hingga sejumlah barang pribadi yang pernah digunakan atau berkaitan dengan sang jenderal.

Dokumentasi yang dipamerkan juga membantu pengunjung memahami perjalanan Jamin Ginting sebagai tokoh militer sekaligus bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

Lebih dari sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, museum ini juga memiliki fungsi edukasi. Kajian dari Universitas Negeri Medan menyebut Museum Jamin Ginting berpotensi menjadi media sekaligus sumber pembelajaran sejarah lokal bagi masyarakat di Kabupaten Karo.

Keberadaan museum tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan dua warisan penting sekaligus, yakni sejarah perjuangan seorang tokoh nasional dan kekayaan budaya masyarakat Karo.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mencatat museum tersebut memiliki tujuan menjadi salah satu ikon Desa Suka. Selain itu, museum diharapkan dapat membantu menjaga nilai-nilai perjuangan serta budaya agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

Baca Juga: Ponpes Ash-Sholihah Angkat Bicara soal Dugaan Kekerasan Seksual, NH Disebut Telah Diberhentikan 

Perpaduan antara arsitektur berbentuk kacang tanah, koleksi budaya Karo, dan berbagai peninggalan perjuangan Jamin Ginting membuat museum ini memiliki daya tarik tersendiri.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Tanah Karo, Museum Mahaputera Utama Letjen Jamin Ginting dapat menjadi pilihan destinasi untuk menikmati wisata sejarah sekaligus mengenal lebih dekat budaya lokal.

Editor : Bahana.
Museum Jamin Ginting Wisata Karo Tanah Karo Museum Sumatera Utara Jamin Ginting