Viral! Usai Tombak Penyu di Raja Ampat, WNA Asal China Langsung Ditangkap

Melia Indah Puspitasari • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB
WNA asal china tombak penyu di Raja Ampat untuk dimakan. (Sumber : X/@nezzaaaaaaaa)
WNA asal china tombak penyu di Raja Ampat untuk dimakan. (Sumber : X/@nezzaaaaaaaa)

 

RADAR PURWOREJO - Warga negara asal China, Wei Shang menjadi sorotan di media sosial usai diduga menombak penyu di perairan Raja Ampat dan mengkonsumsinya.

Peristiwa terjadi di kawasan konservasi Piaynemo.

Dugaan tersebut mencuat setelah adanya unggahan video beredar yang memperlihatkan aktivitas WNA tersebut ketika melakukan aksinya menembak penyu saat menyelam di lautan.

Setelah itu, beredar juga video yang memperlihatkan bahwa Wei Shang mengkonsumsi penyu tersebut dengan mie. 

Baca Juga: Sopir Asal Toraja Diduga Ditembak KKB di Wamena, Sebelumnya Dipaksa Rekam Video Papua Merdeka

Penyu merupakan salah satu satwa yang dilindungi dan keberadaannya perlu dijaga.

Terlebih, kawasan konservasi merupakan wilayah yang ditetapkan untuk melindungi kelestarian ekosistem laut.

Karena itu, setiap orang dilarang mengambil, menangkap, maupun melakukan tindakan yang dapat mengancam keberlangsungan satwa dan ekosistem di dalamnya. 

Setelah mencuat di media sosial, tindakan yang dilakukan oleh warga asing asal China ini langsung viral.

Banyak warganet yang geram atas kejahatan yang dilakukan oleh WNA tersebut.

Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta X Polda DIY, Puluhan Pengemudi Ojek Online Ikuti Edukasi Keselamatan Berkenda

Mereka mengecam keras tindakan oknum yang merusak kelestarian laut serta melanggar hukum di tanah air. 

Yang membuat warganet semakin geram, Wei Shang diketahui berprofesi sebagai instruktur selam.

Sejumlah warganet menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran, terlebih sebagai instruktur selam ia dinilai semestinya memahami aturan mengenai perlindungan ekosistem laut.

Namun, dalam kejadian tersebut, ia justru diduga melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan tersebut. 

“Ga kepikir ada diver, instruktur pula, bisa ngebunuh penyu, trus dimasak dan dipamerin di sosmed. Liat org megang penyu aja udah bikin naik darah, lha ini dihidangkan pake mie!,” tulis akun X @mingxiasays.

Baca Juga: Tembus 1 Juta Penonton, Yayasan AHM Gaungkan Keselamatan Berkendara di SMC 2026

Melihat kejadian tersebut, Wei Shang langsung dihentikan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Senin, 14 September 2026.

Disusul juga permintaan dari pemerintah daerah Raja Ampat untuk mencegah oknum tersebut meninggalkan Indonesia.

Kepala Imigrasi Makassar, Adbi Widodo Subagio juga mengatakan bahwa petugas sudah menerima permintaan dari pemerintah Raja Ampat.

Subagio juga mengatakan bahwa arrangements sedang dibuat untuk mengembalikkan Wei Shang ke Raja Ampat pada hari Senin, 15 September 2026. 

Pihak berwenang konservasi juga akan menindaklanjuti kasus ini dan akan membawanya ke Sorong untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: KAI Properti Perkuat Fungsi Stasiun Semarang Tawang, Jaga Karakter Bangunan Cagar Budaya

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Tombak Penyu di Raja Ampat WNA Asal China Wei Shang konservasi Piaynemo WNA China tombak Penyu di Raja Ampat