Viral! Pedagang Asongan Diduga Lecehkan Pemotor Perempuan, Satpol PP Mataram Turun Tangan

Hening Atik Mahardika • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:12 WIB
Tindakan pelecehan pedagang asongan kepada pemotor perempuan di Mataram, NTB. (Medsos/@satpolpp.kotamataram)
Tindakan pelecehan pedagang asongan kepada pemotor perempuan di Mataram, NTB. (Medsos/@satpolpp.kotamataram)

 

RADAR PURWOREJO - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pedagang asongan terhadap pengendara motor perempuan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pedagang asongan itu diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang perempuan yang sedang berhenti di lampu merah.

Kejadian tersebut disebut berlangsung di Simpang Sayang-Sayang, Kelurahan Karang Taliwang, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (12/9/2026).

Saat itu, pedagang asongan terlihat mendekati pengendara yang sedang menunggu lampu merah.

Baca Juga: Ratusan Pelajar di Wamena Gelar Aksi Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis

Dalam rekaman yang beredar, pedagang tersebut terlihat mengarahkan tangannya ke bagian tubuh pengendara perempuan.

Perempuan itu kemudian tampak berusaha menepis tangan pedagang asongan tersebut.

Video tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Sejumlah warganet juga disebut melaporkan pedagang asongan yang sama karena diduga kerap melakukan tindakan serupa kepada pengendara.

Keluhan yang beredar di media sosial itu akhirnya mendapat perhatian dari Satpol PP Mataram.

Baca Juga: Viral Berdandan Seperti Wanita Saat Mengajar, Guru Honorer SD di Tolitoli Akhirnya Diberhentikan

Petugas kemudian turun untuk mengecek langsung aduan yang disampaikan warga terkait aksi pedagang asongan tersebut.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika berada diluar, terutama perempuan saat berpergian sendiri.

Sekarang, pelecehan tidak mengenal tempat ramai atau sepi.

Jika mengalami atau melihat tindakan yang mengarah pada pelecehan, masyarakat dapat melaporkannya kepada petugas atau pihak berwenang.

Editor : Meitika Candra Lantiva
dugaan pelecehan seksual Pedagang Asongan Satpol PP Mataram NTB Viral