Suasana di dalam gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line mendadak mencekam usai sebuah tas milik penumpang tiba-tiba mengeluarkan asap pekat saat kereta berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang, Kamis (17/9) sekitar pukul 06.51 WIB.
Kondisi gerbong yang kala itu dipadati penumpang jam berangkat kerja sempat memicu kepanikan.
Beruntung, petugas keamanan dan awak kereta langsung bergerak cepat mengevakuasi tas bermasalah tersebut keluar dari gerbong untuk mengamankan situasi.
Setelah diperiksa, kepulan asap tersebut bersumber dari dua unit ponsel (handphone) yang berada di dalam tas. Salah satu ponsel diduga mengalami korsleting hingga terbakar dan meledak.
Baca Juga: Gelombang Penolakan MBG Terus Terjadi, Wali Murid SDN Sumberagung Bantul Juga Tolak Imbas Keracunan
Pemilik tas mengonfirmasi bahwa salah satu ponsel di dalam tasnya memang tengah diaktifkan fitur hotspot-nya saat kejadian berlangsung.
Pihak Commuter Line membenarkan insiden tersebut dan memastikan insiden bersumber dari perangkat elektronik penumpang.
Pasca-penanganan cepat oleh petugas, perjalanan KRL dipastikan tidak mengalami gangguan dan tetap beroperasi secara normal.
Menanggapi kejadian ini, pihak Commuter Line mengimbau seluruh pengguna jasa untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, khususnya perangkat elektronik
Editor : Bahana.