Viral! Bocah Pedalaman Nias Gendong Adik dan Gandeng Sepupu Terjang Sungai Banjir

Perawati • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:43 WIB
Asdar, siswa SMA di Nias, Sumatera Utara menggendong adiknya sambil menerobos arus deras sungai yang banjir, beberapa waktu lalu. (foto: tangkapan layar video TikTok)
Asdar, siswa SMA di Nias, Sumatera Utara menggendong adiknya sambil menerobos arus deras sungai yang banjir, beberapa waktu lalu. (foto: tangkapan layar video TikTok)

NIAS – Video aksi seorang anak bernama Asdar saat menyeberangi sungai berarus deras sambil menggendong adiknya dan menggandeng sepupunya viral di media sosial. Aksi tersebut memperlihatkan beratnya perjuangan warga di wilayah pedalaman Nias, Sumatera Utara, yang setiap hari harus melewati medan ekstrem.

Dalam video yang beredar, Asdar tampak menggendong adiknya, Selia, sembari menggandeng seorang sepupu. Ketiganya berjalan menembus aliran sungai yang meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Asdar tidak memilih membawa adik dan sepupunya menyeberang secara bergantian. Ia justru mengajak keduanya melewati sungai secara bersamaan sambil saling berpegangan.

Cara tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan ketika menghadapi arus yang cukup deras. Meski tetap berisiko, mereka berusaha mempertahankan posisi agar tidak mudah terseret aliran sungai.

Baca Juga: Geger MBG Lele Mentah, SMAN 2 Pamekasan Tolak Paket Makanan untuk Siswa

Sebelum menyeberang, mereka bahkan harus menunggu sekitar dua jam. Asdar dan kedua anak tersebut baru berani melanjutkan perjalanan setelah debit air sedikit menurun.

Sungai yang mereka lintasi memiliki panjang lebih dari 50 meter. Ketinggian air juga mencapai sekitar satu meter, sehingga perjalanan menjadi sangat berbahaya, terutama ketika arus menguat akibat hujan.

Bagi Asdar, menyeberangi sungai tersebut bukan pengalaman yang hanya terjadi ketika cuaca buruk. Karena rumahnya berada di wilayah pedalaman, ia bisa melewati jalur itu hingga empat kali dalam sehari.

Kondisi tersebut membuat Asdar turut memikirkan keselamatan anak-anak di kampungnya. Salah satunya sang adik, Selia, yang baru memasuki sekolah dan harus menggunakan jalur yang sama untuk berangkat belajar.

Bukan hanya siswa SD yang melewati sungai tersebut. Pelajar SMP dan SMA, guru yang bertugas di wilayah pedalaman, hingga warga yang hendak menuju pasar juga mengandalkan akses tersebut untuk beraktivitas.

Jalur yang menjadi akses penting bagi warga itu berubah menjadi sangat berbahaya ketika hujan deras menyebabkan debit air meningkat.

Viralnya video tersebut kemudian mendapat perhatian aparat. Petugas Babinsa TNI mendatangi lokasi untuk meninjau langsung kondisi akses sungai dan jalur yang selama ini digunakan Asdar bersama warga.

Baca Juga: Viral Video P0rno “A Day in My Life” Berujung Penangkapan, Polisi Ungkap 20 Konten dan Grup Berbayar

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi medan sekaligus mengetahui tingkat risiko yang harus dihadapi masyarakat setiap kali melintasi sungai tersebut.

Kisah Asdar pun menjadi gambaran nyata tentang perjuangan warga pedalaman yang masih mengandalkan akses berbahaya untuk sekolah, bekerja, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Editor : Bahana.
Nias Asdar Sungai Banjir Babinsa TNI Viral