Dalam rekaman tersebut, seorang wanita yang diduga pejabat BGN tampak menegur para peserta rapat melalui aplikasi Zoom dengan nada tinggi.
Video yang diunggah oleh akun Threads @ketua_rt09 itu memperlihatkan ibu tersebut tengah memberikan teguran keras. Ia menyinggung soal aturan, sikap menghormati orang tua, hingga sopan santun.
“Percuma kalian sarjana, enggak tahu aturan. Punya agama tapi enggak punya respek kepada orang tua. Mana kalian mau jadi pemimpin,” ucapnya dalam video.
Tidak hanya mempersoalkan etika, ia juga menyinggung peserta yang dinilainya terlalu berfokus pada protes tanpa mengindahkan norma kesopanan.
Baca Juga: Viral! Bocah Pedalaman Nias Gendong Adik dan Gandeng Sepupu Terjang Sungai Banjir
“Kalau begini, protes bisanya, sopan santun tidak ada nih sama kalian. Kecewa saya,” lanjutnya.
Hingga saat ini, konteks utuh maupun persoalan mendasar yang memicu ketegangan dalam forum tersebut belum diketahui secara pasti. Identitas pejabat yang bersangkutan beserta waktu detail pengambilan rekaman video juga perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Aksi peneguran beritme keras dalam rapat virtual tersebut kini memantik beragam respons dari warganet. Banyak netizen yang turut menyoroti etika komunikasi, budaya senioritas, serta cara penyampaian teguran di dalam ruang diskusi publik.
"Di Indonesia itu sopan santun nomor satu, bener salahnya sesuatu nomor sekian. Gila hormat dan senioritas adalah kultur Indonesia yang harus dijunjung tinggi belum lagi bawa-bawa agama," tulis pengguna Threads @nolandrai.
Senada dengan hal tersebut, komentar kritis juga disampaikan oleh akun @munzirsalikin.
"Pengennya dituruti dan dihormati, tapi dirinya antikritik, gak mau dengerin masukan, merasa pendapat pribadi benar, egois," tulisnya di kolom komentar.
Editor : Bahana.