RADAR PURWOREJO - Suasana di kawasan Jembatan Kembar Marapalam, Kota Padang, mendadak tegang pada Sabtu (26/9/2026) sore.
Seorang remaja laki-laki dilaporkan terjebak di tengah arus sungai yang tiba-tiba deras.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB.
Dalam video yang beredar di media sosial, remaja tersebut terlihat berada di bagian bawah jembatan dan berusaha bertahan di tengah derasnya aliran air.
Kejadian bermula ketika remaja tersebut sedang mandi di sungai.
Tidak lama kemudian, debit air dari arah hulu meningkat sehingga arus sungai menjadi semakin kuat.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Memandikan Meriam Beranak untuk Memohon Hujan di Kotawaringin Lama
Kondisi tersebut membuat korban kesulitan untuk keluar dari aliran sungai.
Ia kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada tiang jembatan agar tidak terseret arus.
Situasi semakin menegangkan karena aliran air terlihat cukup deras dan tinggi. Korban hanya bisa bertahan sambil menunggu bantuan datang.
Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan.
Mereka menggunakan tali panjang untuk membantu korban keluar dari tengah arus.
Baca Juga: Marak Penambangan Pasir di Sungai Progo, Warga Sambeng Protes hingga Pasang Bendera Setengah Tiang
Proses penyelamatan dilakukan secara hati-hati karena kondisi sungai yang masih deras. Setelah melalui proses evakuasi, korban akhirnya berhasil dibawa ke tempat yang lebih aman.
Video proses penyelamatan tersebut kemudian beredar di media sosial.
Dalam rekaman terlihat sejumlah warga berada di atas jembatan sambil membantu menarik korban dari area sungai.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sungai.
Kondisi aliran sungai dapat berubah dengan cepat, terutama ketika debit air dari bagian hulu meningkat.
Baca Juga: Mobil Terguling di Tol Jogja-Solo Wilayah Boyolali, Tiga Orang Penumpang Terluka
Terlebih, perubahan arus secara tiba-tiba bisa membuat aktivitas yang sebelumnya terlihat aman menjadi berisiko.
Karena itu, kondisi cuaca dan debit air perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas di sekitar sungai.
Editor : Meitika Candra Lantiva