Hujan deras mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Senin (28/9/2026) siang. Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama tersebut menyebabkan sejumlah wilayah kembali dilanda genangan.
Sedikitnya 13 ruas jalan utama dilaporkan terdampak luapan air. Di sejumlah lokasi, ketinggian genangan bahkan mencapai sekitar satu meter sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas.
Salah satu kawasan yang mengalami genangan cukup parah berada di Jalan Merdeka. Air yang meluap hingga ke badan jalan membuat aktivitas warga di sekitar lokasi ikut terganggu.
Para pengendara yang melintas juga harus meningkatkan kewaspadaan. Genangan cukup tinggi berpotensi menyebabkan kendaraan mogok apabila dipaksakan melintas.
Baca Juga: Wajah Baru Waduk Cipancuh di Indramayu, Jadi Padang Rumput Tempat Hewan Merumput hingga Bersantai
Masyarakat pun diimbau berhati-hati ketika melewati ruas jalan yang masih terendam. Kewaspadaan diperlukan mengingat sejumlah kawasan di Samarinda memiliki potensi mengalami genangan ketika hujan deras turun dalam waktu cukup lama.
Di tengah persoalan genangan yang mengganggu aktivitas, muncul respons berbeda dari sebagian warga di media sosial.
Hujan deras kali ini justru disambut dengan rasa lega oleh sejumlah warganet. Sebelumnya, masyarakat sempat menghadapi kekhawatiran terhadap musim kemarau dan ancaman kebakaran.
Bagi sebagian warga, turunnya hujan menjadi kabar baik karena dapat membantu membasahi lingkungan dan mengurangi kekhawatiran terhadap kondisi kering, meskipun konsekuensinya sejumlah titik kembali tergenang.
“Udah dititik gapapa deh banjir hujan, yang penting ngga kemarau dan kebakaran,” tulis akun @fairytale.365 di kolom komentar.
Respons serupa juga disampaikan pengguna media sosial lainnya. Salah seorang warga mengaku tetap bersyukur meski aktivitasnya sempat terganggu akibat hujan deras.
“Kemarin pertama kalinya aku kehujanan, terus terjebak hujan gak ngeluh malah bersyukur,” tulis akun @resasasa0.
Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana sebagian masyarakat melihat hujan dari sisi berbeda. Setelah melewati kekhawatiran terhadap musim kering dan potensi kebakaran, hujan menjadi sesuatu yang dinantikan meski di saat bersamaan dapat memunculkan persoalan genangan.
Baca Juga: Senyum Ramah dan Bahasa Jawa Halus, Sosok Mas-Mas di TikTok Ini Bikin Penonton Terpukau
Namun, penanganan banjir tetap menjadi perhatian. Genangan di 13 ruas jalan perlu segera ditangani agar aktivitas dan mobilitas masyarakat Samarinda dapat kembali berjalan normal.
Editor : Bahana.