Seorang bayi perempuan berusia delapan bulan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Rantauprapat. Bayi tersebut diduga menjadi korban kekerasan seksual.
Korban sebelumnya dibawa ke fasilitas kesehatan setelah mengalami muntah dan diare. Kondisinya kemudian memburuk hingga membutuhkan perawatan intensif.
Kasus ini terungkap setelah keluarga membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis pada Kamis (1/10/2026). Awalnya, bayi tersebut dibawa ke seorang bidan. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit swasta sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Rantauprapat.
Saat menjalani pemeriksaan di rumah sakit, tenaga medis menemukan luka pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan kekerasan.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irawan mengatakan, terdapat luka robek pada area tubuh korban yang membentang dari anus hingga kemaluan. Luka tersebut diduga disebabkan benda tumpul dan telah mengalami infeksi.
Baca Juga: Hendak Melayat ke Yogyakarta, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk Saat Ganti Ban di Tol Jogja-Solo
Temuan medis tersebut kemudian membuat keluarga melaporkan dugaan kekerasan seksual kepada Polres Labuhanbatu pada Jumat (2/10/2026).
Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Labuhanbatu turut mendampingi keluarga dalam proses pelaporan. LPA juga meminta kepolisian mengusut dugaan kekerasan tersebut dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Kondisi Kritis hingga Meninggal Dunia
Setelah menjalani pemeriksaan, korban dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Rantauprapat dalam kondisi kritis.
Namun, kondisi kesehatan bayi tersebut terus memburuk. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Jenazah kemudian dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak rumah sakit telah melakukan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari alat bukti untuk membantu penyidik mengungkap penyebab luka serta memastikan kaitannya dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan keluarga.
Sementara itu, Polres Labuhanbatu masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian dan mencari pihak yang diduga bertanggung jawab.
Baca Juga: Garuda Juara! Indonesia Tundukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka. Penyidik masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti yang diperlukan untuk mengungkap fakta di balik kematian bayi tersebut.
Editor : Bahana.