Ya, lelaki 30 tahun yang lahir di Buntok, Kalimantan Tengah, 12 November 1991 ini adalah putra dari pasangan Ramelan, 58, dan Ruwi Andari, 50. Bakatnya memang sudah terlihat sejak kecil. Bakat itu yakni bakat tarik suara. Sejak kecil dia memang suka menyanyi. Cita-citanya sedari kecil ingin menjadi seniman dan pencipta lagu. “Meskipun sekarang saya menjadi guru honorer," ucapnya, kemarin (17/3).
Nama Kelik kini mulai terangkat. Itu setelah lagu berjudul "Jadikanlah (Aku Raja)" berhasil mencuri perhatian netizen di laman YouTube. Lagu yang berisi pesan moral (perjuangan cinta dan cita) ini sejatinya sudah lahir sejak Kelik duduk di bangku SMA. Baru 2019 dia memberanikan diri untuk rekaman. “Pada 2020 rilis dan Januari 2021 saya buatkan video klipnya dan diunggah di Youtube," katanya.
Dijelaskan, mempertahankan bakat dan minat dalam berseni membutuhkan proses dan perjuangan yang panjang. Baru 2021 ini, dia memberanikan diri merilis sebuah single lagu ciptaan itu.
Lagu tersebut menceritakan sosok pria yang menginginkan satu cinta dalam hidupnya. Sebagai teman perjalanan hidup dan juga teman di saat kesepian. Lagu ini dia tulis berawal hanya iseng-iseng saja bikin lagu. Bermimpi jadi artis atau musisi. “Tetapi waktu itu belum tau harus ke mana dan berbuat apa untuk memperkenalkan karya saya," jelasnya.
Kelik bermimpi, tahun 2021 ini menjadi titik terealisasinya cita-cita. "Ini sebuah tekad berani saya untuk meratakan jalan menuju cita-cita saya sejak kecil. Saya pompa semangat saya dengan jargon 2021 Jangan Sampai Lepas," ucapnya.
Genre musik POP sengaja dipilih untuk menyasar pasar di blantika musik Indonesia. Mendapat dukungan penuh kedua orang tua, sosok yang pernah bergabung dengan grup band lokal Purworejo ini ingin mengangkat keresahan-keresahan yang ada. Jadikanlah (Aku Raja) ini sebetulnya juga berangkat dari keresahan sosial. Lagu ini sebetulnya sarat dengan pesan perjuangan.”Artinya ketika mau memperoleh apapun harus butuh perjuangan," katanya.
Semangatnya menekuni dunia tarik suara juga berangkat dari lecutan semangat pembuktian diri. "Kalau mimpi saya ingin menjadi orang, mungkin banyak yang melihat saya aneh, terlalu mengada-ada, dengan itu justru membuat saya ingin membuktikannya," tegasnya.
Besar harapan, apa yang dilakukannya sedikit banyak bisa menginspirasi. Kendati secara ekonomi dia juga ingin menjadi musisi yang sukses. Ia juga sudah lama bersentuhan dengan Five Minutes yang akrab dengan lirik dan syairnya yang mudah diresapi. "Ke depan saya mau bikin lagu lagi dan berharap bisa diterima publik. Sosok musisi luar negeri yang saya suka Freddy Mercury (Queen). Saya juga pernah komunikasi dengan musisi Stinky," katanya. (tom/din/er) Editor : Administrator