Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bisa seperti BMKG, Mahasiswa Untag Menciptakan Program Perkiraan Prediksi Cuaca 

Luthfasari Ardani • Sabtu, 24 Februari 2024 | 19:08 WIB
Kreatifitas mahasiswa Untag yang mampu menciptakan alat untuk memprediksi cuaca
Kreatifitas mahasiswa Untag yang mampu menciptakan alat untuk memprediksi cuaca

 


RADAR PURWOREJO – Banyak mahasiswa – mahasiswa yang berprestasi dan juga membanggakan dari beberapa kampus yang ada di Indonesia. Salah satunya mahasiswa yang berasal dari Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya ini.

Adalah Ahmad Atsal Fikri dari program studi teknik informatika berhasil membuat rancangan hingga menciptakan kreasi serta inovasi baru dengan membuat program yakni prediksi cuaca dengan menggunakan sistem algoritma ANN.


Dikutip dari Jawa Pos, tak banyak mahasiswa yang ingin seperti Fikri, karena menurut mereka membuat suatu karya maupun program tidaklah sangat mudah begitu saja dalam waktu sedekat itu. Belum lagi mereka yang mempunyai kesibukan lain.


Fikri menjelaskan adanya perubahan cuaca di Indonesia yang tidak menentu pastinya sangat tidak nyaman untuk dirinya maupun orang lain. Dengan menggunakan sistem tersebut, dirinya mengakatan program yang telah dibuatnya akan sangat amat membantu keresahan-keresahan masyarakat mengenai cuaca saat ini.

elain itu dia mengatakan, "Tjuan saya dalam membuat program ini untuk tugas akir adalah, agar masyarakat dapat melihat, menggunakan, dan menilai prediksi cuaca yang akan mendatang. Dengan adanya program ini, masyarakat siap tidak siapnya harus siap mengahadapi cuaca yang sering berubah-ubah.”


Dalam program tersebut selain menggunakan sistem algoritma ANN, dalam pembuatannya terdapat visual, grafik, table, hingga penjelasannya. Harapannya masyarakat mampu untuk mengelola dan menggunakan dengan baik, serta dapat memahami apa yang sudah saya tuliskan didalam program tersebut.

Dari hasil yang Fikri buat, dia menambahkan beberapa data dalam perkiraan cuaca dari tiga wilayah, yakni Sidoarjo, Gresik, dan Banyuwangi. Masyarakat juga bisa menambahkan data yang ingin ditempelkan dalam prediksi cuaca, asalkan data dari masyarakat tersebut berhasil disimpan di National Oceanic and Atsmopheric Administration ( NOAA ).


Dalam hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Fikri, program prediksi cuaca sudah memiliki kepercayaan dan keakuratan diatas 70% agar masyarakat bisa terus menggunakan program tersebut. Karena 90% manusia jika ingin menggunakan sesuatu, mereka melihat dan benar benar harus mengetahui serta mengecek apakah produk, jasa, ataupun program ini sudah jelas keakuratannya atau belum.

Dari hasil peneleitiannya, akurasi prediksi seperti pada perubahan cuaca, suhu, kelembapan, kecepatan angin, curah hujan, hingga tekanan air laut dapat mencapai angka 95 – 99%.

 

( Luthfasari Ardani )

Editor : Heru Pratomo
#prediksi cuaca #surabaya #Mahasiswa #untag