Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Gandeng Kominfo, Untidar Jalin Kerja Sama Pelaksanaan Program Microcredential Bisnis Digital, Inovasi, dan Kewirausahaan

Naila Nihayah • Jumat, 15 Maret 2024 | 19:10 WIB
SIMBOLIS: Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan BPSDM Kominfo.
SIMBOLIS: Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan BPSDM Kominfo.

 

RADAR PURWOREJO - Universitas Tidar (Untidar) menjalin kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kerja sama tersebut khususnya dalam penyelenggaraan program microcredential bisnis digital, inovasi, dan kewirausahaan.

 

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar Prof Suyitno menyampaikan, Untidar akan menyelenggarakan program tersebut untuk mahasiswa. Program itu dirangkaikan dalam kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

 

Sebagai perguruan tinggi mitra Kominfo, kata dia, pelaksanaan program ini merupakan bentuk keseriusan Untidar dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi.

Utamanya dalam menghadapi persaingan era digital. "Bahkan selaras degan misi kami sebagai kampus yang unggul dalam kewirausahaan," bebernya, Kamis (14/3/2024).

 

Program microcredential bisnis digital, inovasi, dan kewirausahaan merupakan pelatihan yang bertujuan untuk mencetak talenta digital dan memacu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa dari semua program studi.

 

Kepala BPSDM Kominfo Hary Budiarto mengutarakan, berdasarkan riset World Bank dan McKinsey pada 2015, Indonesia dituntut untuk memiliki 9 juta talenta digital pada 2030 mendatang. Jumlah itu setara dengan 600 ribu talenta digital per tahun.

 Baca Juga: Mendekatkan Diri Kepada Pengampunan: Begini Tata Cara Salat Taubat

Kominfo menargetkan bisa mencetak 200 ribu talenta digital setiap tahunnya. Sementara perguruan tinggi di bawah Kemendikbudristek diminta untuk mencetak 400 ribu talenta digital tambahan.

"Hal ini bertujuan mencapai target nasional sebanyak 600 ribu talenta digital per tahun," jelasnya.

 

Dia menambahkan, nantinya mahasiswa akan mendapatkan bekal ilmu tambahan dalam bidang kompetensi digital. Karena kurikulum pelatihan ini juga didesain agar peserta memiliki bekal kemampuan untuk membangun start up digital. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Kewirausahaan #MBKM #Kominfo #bpsdm #Untidar