Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sinari Desa, Platform Pendidikan Karya Mahasiswa Universitas Amikom Jogja untuk Berdayakan Pemuda Desa

Fahmi Fahriza • Rabu, 9 April 2025 | 16:10 WIB
Tim mahasiswa Universitas Amikom Jogjakarta dengan perolehan medali emas lewat inovasi platfrom pendidikan digital bagi pemuda desa
Tim mahasiswa Universitas Amikom Jogjakarta dengan perolehan medali emas lewat inovasi platfrom pendidikan digital bagi pemuda desa

 

 

 

 

SLEMAN - Inovasi dalam bidang pemberdayaan masyarakat dilakukan oleh tim dari Universitas Amikom Jogjakarta. Mereka membuat platfrom pendidikan digital yang diaplikasikan pada pemuda desa, dan diberi nama Sinari Desa.

Mereka terdiri dari Rachmat Fachrurrozi, Grishandy Rifki Ardianto, Lingga Eka Praditya Tama, M. Gusbayu Aji Setiawan, dan Afrian Dicky Prasetya.

Sinari Desa merupakan platform pendidikan digital yang dirancang untuk memberdayakan pemuda desa melalui akses teknologi modern. Platform ini mengintegrasikan internet offline, augmented reality (AR), virtual reality (VR), artificial intelligence (AI) mentorship, dan blockchain-based certification, guna memberi solusi bagi daerah dengan keterbatasan infrastruktur digital.

"Platform ini mengintegrasikan beberapa teknologi canggih untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di daerah terpencil," katanya pada Radar Jogja, Selasa (8/4).

Rachmat menjelaskan, dalam platform tersebut, internet offline berfungsi untuk memberikan akses materi pendidikan digital tanpa koneksi internet, menjangkau daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T). Lalu, AR dan VR berguna untuk menciptakan pengalaman belajar interaktif guna meningkatkan pemahaman konsep secara visual.

Sementara, AI Mentorship sendiri memberikan bimbingan personal berbasis kecerdasan buatan kepada pemuda desa, dan blockchain-based certification memastikan kredibilitas sertifikasi keterampilan digital, meningkatkan daya saing pemuda desa di pasar kerja global.

"Keunggulan utama Sinari Desa itu kemampuannya memberi akses pendidikan berkualitas bagi pemuda desa yang selama ini terhambat oleh keterbatasan infrastruktur digital," ujar Rachmat. "Hingga saat ini, Sinari Desa telah di uji coba dan diimplementasikan di beberapa desa, antara lain desa Dasri, Banyuwangi, dan desa Sidorejo, Temanggung.”

Dosen pembimbing project Sinari Desa Melwin Syafrizal mengungkapkan, GYIIF sendiri adalah kompetisi ilmiah tingkat internasional yang mempertemukan inovator muda dari berbagai negara untuk memamerkan proyek berbasis riset dan teknologi. 

Diakuinya, ajang tersebut mencakup beberapa kategori, termasuk social science, environmental science, life sciences, engineering and technology, physics, serta innovation science, yang menjadi kategori kemenangan tim Universitas Amikom.

"Semoga Sinari Desa bisa dikembangkan lebih lanjut, dan diimplementasikan secara luas untuk mendukung pemberdayaan pemuda desa di Indonesia," jelasnya. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Universitas Amikom #desa