Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Perkuat SDM Maluku Utara, Gubernur Maluku Utara Sherly Kenang Dampak Nyata Mahasiswa KKN UGM di Desa

Heru Pratomo • Selasa, 13 Januari 2026 | 06:30 WIB

Gubernur Maluku Utara Sherly  Tjoanda
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda

 

YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Kampus UGM, Yogyakarta, Jumat (9/1). Kolaborasi ini difokuskan pada pembangunan daerah berbasis penguatan sumber daya manusia (SDM), riset terapan, serta pengembangan sektor-sektor strategis di wilayah kepulauan tersebut.

Baca Juga: Masih Ada Tanda Kehidupan, Penebangan Randu Alas di Borobudur Ditunda usai Gelar Slamaten Sembilan Jenang

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyatakan bahwa UGM terus memantau perkembangan Maluku Utara dengan penuh perhatian. Selama ini, kontribusi nyata UGM telah diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Kecamatan Obi, Morotai Selatan, Pulau Kiri, dan Pulau Rau.

“Bagi kami, KKN bukan sekadar tugas akhir, melainkan proses pembelajaran karakter agar mahasiswa memahami persoalan nyata di lapangan. Mereka belajar memahami persoalan bangsa secara langsung dan berkontribusi sesuai kapasitas keilmuannya,” ujar Prof. Ova.

Ia menambahkan, UGM siap mendukung Maluku Utara dalam penguatan sektor pertanian (agriculture) dan penyediaan pangan yang mandiri dan berkelanjutan, selaras dengan misi UGM yang merakyat dan inklusif.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Menyebutnya dengan Soto Yesus, Begini Asal Usul Sebutan Kuliner Legendaris Malam di Semarang yang Wajib Dicoba

Tantangan SDM di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyambut hangat kerja sama ini. Ia menilai UGM sebagai mitra intelektual yang krusial bagi masa depan daerahnya. Sherly bahkan menceritakan kesan mendalam masyarakat saat mendampingi mahasiswa KKN UGM di Pulau Galu-Galu, di mana hasil karya mahasiswa kini telah diintegrasikan ke dalam program pemerintah daerah.

Namun, di balik catatan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang mencapai 39 persen (tertinggi nasional), Sherly mengungkapkan adanya tantangan besar terkait inklusivitas.

“Pertumbuhan ekonomi kita luar biasa, namun tantangan utamanya adalah kesiapan SDM lokal. Di kawasan industri Halmahera Tengah, dari 100 ribu tenaga kerja, baru sekitar 30 ribu yang berasal dari pekerja lokal. Penguatan kapasitas SDM menjadi prioritas agar masyarakat kami tidak hanya menjadi penonton,” tegas Sherly Tjoanda.

Baca Juga: Atlet Martina Ayu Berhasil Meraih 7 Medali SEA Games 2025 Bangkok, Ini Profil Lengkapnya!

Hilirisasi Nikel dan Ketahanan Pangan Lebih lanjut, Gubernur Sherly memaparkan ambisi Maluku Utara untuk menjadi pemain kunci dalam industri hijau dunia. Sebagai penyumbang 50 persen produksi nikel nasional, Maluku Utara kini tengah bertransformasi menuju hilirisasi industri baterai kendaraan listrik.

“Kami ingin menyiapkan ekosistem pendidikan dan riset bersama UGM agar potensi besar nikel ini dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah tinggi bagi daerah,” tuturnya.

Baca Juga: UGM Diajak Ikut Bangun Purworejo, lewat Program Terkait Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Selain industri berat, Sherly juga menyoroti kedaulatan pangan. Saat ini, 80 persen kebutuhan pangan di kawasan industri masih didatangkan dari luar daerah. Melalui MoU ini, ia berharap tenaga ahli dari UGM dapat membantu petani dan nelayan lokal menjadi pemasok utama bagi kawasan industri.

“Kami ingin perputaran ekonomi ini benar-benar dinikmati oleh masyarakat Maluku Utara melalui sektor pertanian, perikanan, dan UMKM lokal,” pungkasnya.

Editor : Heru Pratomo
#MoU #halmahera #KKN #rektor ugm #Kepulauan #sdm #UGM #Prof Ova Emilia #Pertanian #Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda #Sherly #morotai