Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dua SMP Negeri di Kota Jogja Borong Predikat Terbaik Nasional dengan Terapkan VIP, Ciptakan Sekolah Nyaman tanpa Tekanan

Iwan Nurwanto • Rabu, 14 Januari 2026 | 20:02 WIB
SMPN 5 Jogja
SMPN 5 Jogja

 

Prestasi membanggakan diraih oleh dua SMP Negeri di Kota Jogja. Dalam sebuah unggahan salah satu bimbingan belajar disebutkan SMPN 5 Jogja meraih peringkat pertama lalu disusul SMPN 8 Jogja di peringkat kedua dari sepuluh sekolah terbaik di Indonesia. Apa kuncinya? 

Aspek penilaian sepuluh sekolah terbaik itu berdasarkan beberapa indikator. Meliputi akreditasi sekolah, hasil asesmen nasional berbasis komputer (ANBK), prestasi akademik, prestasi non akademik, kualitas guru dan manajemen sekolah, sarana dan prasarana, budaya dan iklim belajar, serta rekam jejak lulusan.

 Baca Juga: Lima Belas Jam Evakuasi dari Tebing Kawah, Jasad Ali Razan Ditemukan 50 Meter di Bawah Punggungan Gunung Malang

Kepala sekolah SMPN 5 Jogja Siti Arina Budiastuti mengatakan, prestasi sekolah yang dipimpinnya bukan fenomena baru. Sebab sejak 2019 atau sebelum sistem ujian nasional (UN) dihapuskan SMPN 5 Jogja sudah meneguhkan posisi sebagai sekolah peringkat teratas dengan rerata nilai di atas 95.

 

Selain itu SMPN 5 Jogja juga menerima bantuan operasional sekolah (BOS) kinerja prestasi. Selain itu juga dinobatkan sebagai sekolah pengembang talenta terbaik nasional oleh Kemendikbud Ristek selama periode 2021-2025.

 Baca Juga: Menyelami Sejarah Isra Miraj: Perjalanan Suci Menembus Langit Ketujuh

Memasuki 2026, sekolah dengan julukan Pawitikra itu kembali menoreh prestasi di tingkat daerah. Yakni sebagai SMP terbaik dalam asesmen standardisasi pendidikan daerah (ASPD) tingkat DIJ. “Predikat itu bukan sekedar penghargaan bagi kami, tetapi juga merupakan semacam pengakuan atas kerja kolektif seluruh stakeholder sekolah,” ujar Arina saat ditemui di Hotel Tasneem, Rabu (14/1).

 

Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan SMPN 5 Jogja mempertahankan prestasi-prestasi tersebut adalah dengan menerapkan filosofi very important person (VIP) bagi seluruh warga sekolah. Sehingga baik itu kepala sekolah, guru, siswa, satpam hingga petugas kebersihan diberi perhatian supaya bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

 

Kemudian khusus untuk akademik sekolah, Arina mengaku, Pawitikra memiliki program les khusus untuk menjaga standar intelektual siswa. Program tersebut menyasar kelas IX di semester dua.

 

Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan kenyamanan siswa. Upayanya diwujudkan dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa tekanan berlebih. Sehingga potensi intelektual dan karakter siswa dapat berkembang optimal secara berkelanjutan. “Kami dari SMPN 5 Jogja harus menjaga kualitas. Karena bagaimanapun juga kualitas harus tetap dipertahankan,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja Budi Santosa Asrori mengungkapkan, predikat yang diraih SMPN 5 maupun SMPN 8 Jogja merupakan prestasi yang membanggakan. Pihaknya berkomitmen agar seluruh SMP di Kota Jogja bisa meraih prestasi serupa.

 

Budi mengaku, upaya pemerataan kualitas pendidikan pada sekolah di Kota Jogja juga sudah dilakukan. Misalnya lewat Sekolah Tunas Unggul. Program tersebut berupa pendekatan pembelajaran intensif supaya sekolah yang masuk kategori biasa dapat menorehkan prestasi luar biasa. “Kami terus berusaha menjaga atmosfer pembelajaran yang bagus,” katanya. (pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Kota Jogja #SMP negeri #smpn 8 jogja #smpn 5 jogja