JAKARTA – Kemampuan bahasa Inggris kini menjadi salah satu keterampilan krusial yang dibutuhkan generasi muda Indonesia untuk bersaing di tingkat global. Menyikapi kebutuhan tersebut, EF EFEKTA English for Adults resmi mengumumkan 10 siswa terpilih sebagai EF Ambassador 2026.
Para duta terpilih ini berasal dari beragam latar belakang profesi dan industri. Mereka dinilai berhasil membuktikan bahwa kelancaran berbahasa Inggris profesional mampu membuka peluang baru dalam karier, pendidikan, maupun pengembangan diri.
Melalui program ini, EF EFEKTA berkomitmen mendukung pengembangan talenta lokal sekaligus menginspirasi masyarakat luas untuk meningkatkan value diri.
Baca Juga: Gempuran Hoaks dan Deepfake, Ketua SMS DIYI: Keunggulan Pers Kini Bukan Tercepat, tapi Terpercaya!
Urgensi peningkatan kemampuan bahasa asing ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data EF English Proficiency Index per November 2025, Indonesia berada di peringkat ke-80 dari 123 negara yang disurvei.
Posisi ini menempatkan Indonesia dalam kategori kemampuan bahasa Inggris rendah. Kondisi tersebut menandakan bahwa dukungan pendidikan bahasa Inggris yang optimal masih sangat dibutuhkan agar talenta Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.
Visi ini selaras dengan peta jalan Indonesia Emas 2045 yang menekankan pemerataan akses pendidikan. President Director EF EFEKTA English for Adults, Johan Wilhelmsson, mengungkapkan bahwa penguasaan bahasa asing masih menjadi tantangan besar dalam peningkatan kualitas SDM di tanah air.
Baca Juga: Heboh Sebelas Bayi Ditemukan di Sleman, Polisi Telusuri Dugaan Penghilangan Asal-usul!
"Keberadaan program pembelajaran seperti yang dihadirkan EF EFEKTA dinilai dapat menjadi bagian dari solusi untuk membantu masyarakat Indonesia meningkatkan keterampilan komunikasi internasional, membuka peluang pendidikan global, hingga memperluas kesempatan karier di perusahaan multinasional maupun industri digital," ujar Johan.
Inovasi Pembelajaran Berbasis AI dan Konsep All in One
Untuk menjawab tantangan tersebut, EF EFEKTA mengusung konsep "All in One Course". Sistem pembelajaran komprehensif ini memadukan metode sesuai preferensi siswa, mulai dari kelas tatap muka (face-to-face), belajar mandiri (self-study), kelas aplikatif life clubs, hingga kelas online privat maupun interaktif bersama siswa dari berbagai belahan dunia dengan pendampingan pengajar internasional bersertifikat. Model ini dirancang fleksibel bagi pelajar berusia 18 tahun ke atas, khususnya kalangan dewasa dan profesional.
Selain itu, ditawarkan pula model pembelajaran hybrid yang memadukan interaksi langsung di center dengan pengalaman belajar online. Metode ini dilengkapi dengan persiapan kelas berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja untuk mengakomodasi profesional bermobilitas tinggi.
Tak hanya itu, EF EFEKTA memperkenalkan platform hyperclass, sebuah ruang kelas online modern dan imersif. Dukungan teknologi AI pada platform ini berfungsi mempersonalisasi proses belajar, memberikan umpan balik (feedback) seketika, serta menyajikan tinjauan transparansi kemajuan belajar yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.
"Teknologi telah mengubah cara jutaan siswa belajar bahasa Inggris. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia dapat mengakses pendidikan berkualitas dengan cara yang lebih fleksibel dan relevan dengan perkembangan zaman," tambah Sales & Marketing Director EF EFEKTA English for Adults, Stefany Yacop Tjahyadi.
Selama lebih dari 35 tahun berkiprah di Indonesia, EF EFEKTA terus berinovasi memanfaatkan teknologi. Kehadiran platform pembelajaran berbasis AI ini diharapkan dapat mengakselerasi kecakapan bahasa Inggris masyarakat Indonesia sekaligus membuka peluang yang lebih luas di era globalisasi.
Editor : Heru Pratomo