KULON PROGO - Sistem penerimaan murid baru (SPMB) jenjang sekolah dasar (SD) dimulai hari ini, Senin (29/6). Sekolah favorit seperti SD Negeri Percobaan IV ramai didatang orangtua dan calon siswa. Bahkan baru beberapa jam dibuka, ratusan pendaftar telah tercatat.
Kepala Sekolah SDN Percobaan IV Yudi Kurniawan menjelaskan, antusias pendaftar di sekolahnya membeludak. Antusias pendaftar telah terlihat sejak di hari pertama SPMB. Mengingat SPMB jenjang SD dibuka selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026.
"Baru tiga jam dibuka, 103 formulir pendaftar telah diambil orangtua atau wali murid," ucap Yudi, saat ditemui di SDN Percobaan IV, Senin (29/6).
Baca Juga: Rentetan Kisruh Konvoi Pesilat di Boyolali; Motor Dibakar, Rumah dan Bengkel Dirusak
Yudi menjelaskan, antusias pendaftaran terlihat jelas. Lantaran, sekolahnya hanya memiliki kuota sebesar 112 siswa. Alhasil, pendaftar yang tak sesuai kriteria akan terseleksi sendiri oleh sistem.
Menurutnya, antusias pendaftar dianggap wajar. Lantaran, SDN Percobaan dianggap sebagai sekolah favorit karena memiliki segudang prestasi akademik dan non akademik. Selain itu, SDN Percobaan IV baru berpindah ke sekolah terpadu dengan fasilitas yang mencukupi.
Dalam SPMB jenjang SD, terdapat tiga jalur pendaftaran. Yaitu, jalur domisili, mutasi dan afirmasi. Jalur domisili terbagi dua, domisili radius dan wilayah. Kedua jalur ini, menjadi jalur yang paling banyak digunakan untuk mendaftar. "SPMB jenjang SD masih offline, tapi tetap transparan karena hasilnya dapat dilihat langsung," ungkapnya.
Baca Juga: Raih Podium Perdana, Valrossi dan CRF250R Melesat di Kejurnas Motocross Bekasi
Regulasi SPMB yang tertuang dalam Keputusan Bupati Kulon Progo Nomor 101/A/2026 menegaskan pendaftaran dilakukan secara tatap muka dengan menjunjung asas transparansi. Yudi menjelaskan, orangtua dapat memantau hasil pendaftaran langsungke sekolah yang telah menyediakan layar daftar penerimaan.
Sekolah juga melakukan update sementara siswa pendaftar di media sosial. Tujuannya, agar orangtua dapat memantau dan memperkirakan anaknya diterima ataupun tidak.
Salah satu orangtua pendaftar Monix Yupena menyampaikan, sengaja mendaftarkan anaknya ke SDN Percobaan. Ibu rumah tangga yang tinggal hanya berjarak sekitar satu kilometer dari sekolah itu, mempertimbangkan jarak sekolah.
"Kebetulan kakaknya ini sekolah SMPN 1 Wates yang berada di sebelah, jadi nanti lebih mudah," ungkapnya. Monix menjelaskan, pertimbangan lain berkaitan dengan prestasi sekolah. Terlebih fasilitas di SDN Percobaan IV tergolong lengkap dibanding dengan sekolah dasar lain. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo