Upacara Kemerdekaan di UMY: Dari Penguatan Daya Saing Global Hingga Apresiasi Mahasiswa KKN di NTT

Heru Pratomo • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:12 WIB
HUT ke-81 Kemerdekaan RI
HUT ke-81 Kemerdekaan RI

 

 

BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kampus Terpadu UMY, Bantul, Senin (17/8/2026). Peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum penegasan peran perguruan tinggi dalam memperkuat ilmu pengetahuan, aksi kemanusiaan, serta daya saing di kancah global.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Rektor UMY Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa pencapaian kemerdekaan harus dilanjutkan dengan pengabdian nyata kepada masyarakat. Hal ini selaras dengan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

“Kemerdekaan lahir dari perjuangan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah mengisinya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat,” ujar Prof. Slamet.

Baca Juga: Penetapan Tersangka Reno Candra Sangaji Dinilai Sah, Polda DIY Sebut BPKP Berwenang Hitung Kerugian Negara

Di sela peringatan, UMY memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dinilai sigap dan tanggap membantu warga setempat saat menghadapi situasi darurat bencana.

“Kami mengapresiasi kepekaan mahasiswa KKN UMY di NTT yang langsung turun tangan membantu warga. Semoga kondisi masyarakat di sana segera pulih,” tuturnya.

Selain aksi sosial, UMY terus memperkuat posisi akademiknya di tingkat nasional maupun internasional. Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings 2027, UMY berhasil menempati peringkat ke-14 nasional, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terbaik Kedua dan Kampus Islam Terbaik di Indonesia.

Baca Juga: Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter di Gunungkidul, Bocah 10 Tahun Berhasil Dievakuasi Selamat

Saat ini, UMY mencatat keberagaman civitas akademika dengan mahasiswa yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia serta 184 mahasiswa asing dari 36 negara.

Menyongsong target sebagai Entrepreneurial University pada 2030, UMY berkomitmen mengonversi riset menjadi solusi konkret bagi publik. Saat ini UMY memproduksi lebih dari 1.000 publikasi ilmiah dan menggelar 800 program pengabdian masyarakat setiap tahunnya.

“Meneladani pesan KH Ahmad Dahlan bahwa ilmu harus melahirkan amal, UMY mengajak seluruh civitas akademika untuk terus bekerja secara profesional dan berintegritas demi kemajuan bangsa,” pungkas Slamet.

Editor : Heru Pratomo
Sumber : Umy.ac.id
kampus islam ntt KKN umy PTSL