Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa, 71 Program Beasiswa Terhimpun dalam Satu Portal

Safinatun Najah • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:39 WIB
Kemdiktisaintek memperkenalkan platform SatuBeasiswa Indonesia untuk menghimpun informasi berbagai program beasiswa dalam satu ekosistem digital (Dok. Kemdikbudristek)
Kemdiktisaintek memperkenalkan platform SatuBeasiswa Indonesia untuk menghimpun informasi berbagai program beasiswa dalam satu ekosistem digital (Dok. Kemdikbudristek)

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkenalkan SatuBeasiswa Indonesia, sebuah platform digital yang menghimpun informasi berbagai program beasiswa dalam satu wadah. Platform tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Sarasehan Mitra Beasiswa SatuBeasiswa Indonesia di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu (16/9/2026). 

Peluncuran platform ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai peluang pembiayaan pendidikan tinggi. Sebelumnya, informasi beasiswa berasal dari berbagai penyelenggara dan tersebar di banyak saluran.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan Indonesia memiliki banyak program beasiswa yang diselenggarakan pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, perusahaan, lembaga filantropi, hingga pemerintah negara sahabat.

Menurutnya, penyatuan informasi diperlukan agar peluang tersebut dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. 

Kemdiktisaintek menyebut sebanyak 71 program beasiswa telah ditayangkan secara publik. Data tersebut mencakup total pendanaan sekitar Rp16,37 triliun dari pemerintah dan mitra, dengan lebih dari 853 ribu penerima manfaat dari total kuota sekitar 1,22 juta orang. Angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berkembang seiring bertambahnya mitra serta proses verifikasi data.

Baca Juga: Viral! Pedagang Asongan Diduga Lecehkan Pemotor Perempuan, Satpol PP Mataram Turun Tangan

Selain itu, platform tersebut mencatat 465 jenis beasiswa dari berbagai penyelenggara. Sebanyak 340 jenis berasal dari mitra filantropi, 54 dari pemerintah daerah, 27 dari pemerintah pusat, 27 dari perusahaan, dan 17 dari perguruan tinggi.

SatuBeasiswa Indonesia dirancang sebagai ekosistem digital yang mempertemukan pencari beasiswa dengan penyelenggara beasiswa dalam satu portal. Pengguna dapat mencari informasi berdasarkan berbagai kriteria, seperti jenjang pendidikan, lokasi, jenis pendanaan, maupun status pendaftaran.

Platform tersebut juga menyediakan informasi mengenai persyaratan, periode pendaftaran, serta tautan pendaftaran resmi untuk program yang tersedia.

Dengan sistem tersebut, calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, maupun masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan dapat memperoleh informasi beasiswa melalui satu kanal. 

Kemdiktisaintek menegaskan bahwa SatuBeasiswa Indonesia berfungsi sebagai platform informasi, bukan sebagai pengelola dana dari seluruh program beasiswa yang tercantum di dalamnya.

Dengan demikian, masing-masing penyelenggara tetap bertanggung jawab terhadap program dan proses pemberian beasiswanya.
Kemdiktisaintek berharap kehadiran SatuBeasiswa Indonesia dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Penyatuan data juga diharapkan dapat membantu pemerintah memetakan kebutuhan beasiswa secara lebih baik. 

Dengan semakin banyak penyelenggara yang bergabung dan memperbarui informasi, data yang tersedia dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk mendukung perumusan kebijakan Pendidikan.

Baca Juga: Ratusan Pelajar di Wamena Gelar Aksi Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis

Bagi mahasiswa dan calon mahasiswa, keberadaan portal terintegrasi ini memudahkan untuk menemukan berbagai peluang beasiswa tanpa harus mengandalkan satu sumber informasi saja.

Masyarakat tetap perlu memperhatikan persyaratan dan tenggat setiap program sebelum melakukan pendaftaran. Informasi pendaftaran juga sebaiknya dikonfirmasi melalui tautan resmi yang tercantum pada platform. 

 

Editor : Bahana.
SatuBeasiswa Kemdiktisainstek