Komandan latihan Kapten Infanteri Sutrino mengatakan, UTJ mendukung pelaksanaan tugas satuan sarta profesionalisme prajurit dalam mengemban jabatannya. UTJ diikuti prajurit dengan jabatan Tamtama pelayan radio (Tayanrad), Tamtama pelayan pengemudi (Tamudi), Bintara pembina desa (Babinsa), Bintara tinggi urusan dalam (Bati Tuud), Batih penghubung Koramil, Batih bakti TNI Koramil, Batih Komsos Koramil dan Batih Wanwil. "Peserta latihan diwajibkan menjawab pertanyaan dari penguji sesuai dengan jabatan masing-masing," katanya, kemarin (5/3).
Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim menambahkan, uji terampil jabatan merupakan metode untuk menguji prajurit dalam melaksanakan tugas sesuai dengan pangkat dan jabatan. Baik terkait pemahaman maupun penguasaan terhadap pengetahuan yang dimiliki setiap prajurit. "Uji terampil jabatan ini merupakan tindak lanjut dari uji terampil perorangan. Kegiatan ini untuk mengukur kemampuan sesuai dengan tugas dan jabatan masing masing prajurit," ucapnya.
Dijelaskan, dengan kegiatan UTJ, setiap prajurit bisa mempedomani referensi yang ada dengan mengaplikasikanya sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan serta akan meningkatnya kemampuan untuk menunjang tugas sebagai aparat komando kewilayahan. "Jadi UTJ ini merupakan pembinaan personel dan latihan sebagai realisasi program kerja sebagai bekal setiap prajurit dan memahami jabatan yang diemban," jelasnya. (tom/din/er) Editor : Administrator