Bastian mengaku belum lama ini sempat menyampaikan pesan kepada Presiden Joko Widodo untuk tidak perlu lagi membuat Bedah Menoreh. Menurutnya, Bedah Menoreh dinilai tidak menguntungkan bagi semua kawasan. Sebab, konsepnya memakai jalan layang.
"Purworejo juga punya jalan eksisting ke Borobudur," ujarnya dalam dalam Konsultasi Publik Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Badan Otorita Borobudur di Magelang Jumat (12/3). Acara yang dipandu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno itu diikuti jajaran Kemenparekraf dan pengusaha.
Menurut Bastian, Pemkab Purworejo telah mengizinkan wilayahnya untuk dikelola BOB sebagai kawasan yang mengintegrasikan wilayah-wilayah penyangga BOB baik Purworejo, Magelang, dan Kulonprogo. Pemkab Purworejo senang dan menyambut baik keberadaan BOB. Sebab, kegiatan yang dilakukan berdampak besar bagi pengembangan wisata Kabupaten Purworejo.
"Akses menuju Glamping De Loano juga sedang kami bangun. Ini agar wisatawan bisa melalui Purworejo untuk memberikan dampak bagi masyarakat Purworejo," ucapnya.
Bastian menegaskan, Kabupaten Purworejo tengah membangun kawasan pariwisata pantai sepanjang 22 kilometer. Proyek ini sudah banyak dilirik investor. "Purworejo sekarang semuanya sudah serba mudah," tegasnya.
Dalam prolognya, Sandiaga mengungkapkan telah mengenal sosok Agus Bastian. Dia menilai Bastian sebagai senior saat menjadi pengurus di HIPMI Jogjakarta.
"Saya yakin Pak Bupati memiliki visi membangun Purworejo dengan melibatkan pengusaha. Kebetulan, Borobudur Highland lokasinya berada di Kabupaten Purworejo," ungkapnya. (tom/amd) Editor : Administrator