Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Hidupkan Tresno Purworejo, Larisi Purworejo

Administrator • Sabtu, 20 Maret 2021 | 15:15 WIB
TUNTAS: Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim menyerahkan hasil program TMMD Sengkuyung II kepada Bupati Purworejo Agus Bastian di Ruang Arahiwang Kompleks Setda Purworejo kemarin (14/7). (Hendri utomo/radar purworejo)
TUNTAS: Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim menyerahkan hasil program TMMD Sengkuyung II kepada Bupati Purworejo Agus Bastian di Ruang Arahiwang Kompleks Setda Purworejo kemarin (14/7). (Hendri utomo/radar purworejo)
RADAR PURWOREJO - Bupati Purworejo Agus Bastian mendorong masyarakat untuk mendukung program Tresno Purworejo, Larisi Purworejo. Program ini berupa mencintai Kabupaten Purworejo dengan membeli produk yang diproduksi masyarakat Kabupaten Purworejo.

”Mari hidupkan Tresno Purworejo Larisi Purworejo. Sebab, sektor yang besar adalah pertanian. Kami suruh ASN beli hasil pertanian Purworejo. Selama ini sudah berjalan baik," jelas Bupati Bastian saat bertemu sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) di Rumah Dinas Bupati Purworejo kemarin (19/3). Pertemuan itu dihadiri Koordinator Nasional (Kornas) Masyarakat Bela Beli Indonesia serta pengurus IIBF Jawa Tengah, DIJ, dan Kabupaten Purworejo.

Bupati menandaskan, apa yang sudah dilakukan Pemkab Purworejo selama ini merupakan upaya dan semangat untuk membantu dan memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, pemkab konsisten dalam rangka membela UMKM agar dapat meningkatkan ekonomi. "Kami sudah berupaya mendatangkan investor. Ke depan harapannya bisa bersama-sama meningkatkan dan mensejahterakan UMKM Purworejo," paparnya.

Ketua Kornas Masyarakat Bela Beli Indonesia Andi Wibawa mengatakan, Masyarakat Bela Beli Indonesia merupakan perwujudan masyarakat yang memiliki semangat sama untuk membela produk lokal UMKM. "Yakni ingin membela dan membeli produk bangsa sendiri. Sehingga, UMKM semakin berdaya dan dapat meningkatkan produksi dan meluaskan pasar," ucapnya.

Dijelaskan, IIBF merupakan forum pengusaha yang memperjuangkan sepertti apa yang dibela Masyarakat Bela Beli Indonesia. Sebagai bentuk kerja sosial, kegiatannya yakni memperjuangkan produk-produk Kabupaten Purworejo untuk bisa dibeli dan dibela oleh masyarakat Purworejo.

Bentuk konkret yang ditawarkan yakni bagaimana agar dapat menciptakan pasar melalui dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kabupaten Purworejo. "Mulai dari pondok pesantren, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat agar terwujud bentuk nyata yakni membeli produk-produk Purworejo," jelasnya.

Menurutnya, seluruh pengusaha yang tergabung dalam IIBF maupun UMKM juga diupayakan memiliki kecerdasan finansial, memiliki produk yang bisa bersaing, dan berupaya agar UMKM naik kelas. Nantinya akan ada pelatihan, konsultasi utang, maupun konsultasi terkait produk dan pemasarannya.

"Kami ingin mewujudkan agar Purworejo menjadi modeling digital marketing atau bentuk ekosistem digital yang segera harus dibangun. Harapannya, masyarakat Purworejo dan komunitasnya bisa memiliki ekosistem sendiri," ujarnya. (tom/amd) Editor : Administrator
#UMKM #ASN #Agus Bastian