Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sempat Bikin Bingung, Mulai Lancar

Administrator • Selasa, 23 Maret 2021 | 15:34 WIB
Warga Desa Jeruk Agung, Klirong memasang bendera merah-putih di halaman rumah sebagai tanda sedang isoman.
Warga Desa Jeruk Agung, Klirong memasang bendera merah-putih di halaman rumah sebagai tanda sedang isoman.
RADAR PURWOREJO Sempat digunakan hanya untuk satu arah, Jalan Mayjen Sutoyo sampai dengan RSU Aisiyah dan Jalan Kyai Brengkel sudah diberlakukan dua arah, yakni, mulai Senin (22/3) kemarin.

Menurut pantauan Radar Purworejo pada Senin (22/3), ke dua ruas jalan tersebut sudah mulai banyak dilintasi oleh pengendara untuk dua arah. Ruas jalan tersebut juga tepantau lancar, meski diberlakukan dua arah tidak terjadi penumpukan yang berarti.

Rambu-rambu lalu lintas, penunjuk satu arah dan juga tanda overburden telah dicopot oleh petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo. Sedangkan, rambu penunjuk dua arah dipasang dan beberapa water barrier sebagai pembatas atau pembagi jalan dua arah juga terpasang di jalan tersebut.

Namun, rupanya ada masyarakat juga yang masih bingung dengan pemberlakukan jalur dua arah tersebut. "Awalnya bingung, tapi, lama-lama juga tidak. Kalau ke kantor, biasanya kan muter Alun-Alun dulu, sekarang bisa lewat terminal cukur itu langsung ke kiri, lebih dekat," jelas Triyanto, 24, asal Kutoarjo kepada Radar Purworejo, Senin (22/3).

Menurutnya, banyak keuntungan yang dirasakan dengan diberlakukannga akses dua arah di kedua jalan tersebut. "Yang jelas tidak perlu berputar jadi dipermudah aksesnya dan harus tetap berhati-hati," imbuh dia.

Sebelumnya, Plt. Dishub Purworejo Boedi Hardjono menyebutkan, rekayasa lalu lintas di Kabupaten Purworejo khususnya di kedua ruas jalan tersebut, yakni dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Seperti diketahui, sepanjang Jalan Mayjen Sutoyo sudah bertahun-tahun diberlakukan satu arah. Kini jalan tersebut sudah diberlakukan dua arah. Meski demikian, pemberlakuan dua arah tersebut hanya sampai pertigaan RSU Aisyiyah saja tidak sampai depan Stasiun Purworejo hingga Pasar Suronegaran.

Dikatakan, hal itu terlalu berisiko. Sebab terdapat tikungan yang dimungkinkan dapat menimbulkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sehingga, sebagian jalur tersebut belum direkayasa untuk dua arah. (han/din/er) Editor : Administrator
#Jalan Mayjen Sutoyo