Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kebumen All-Out Lakukan Penyekatan

Administrator • Kamis, 6 Mei 2021 | 17:28 WIB
Personel gabungan dari Polres, TNI AD, Dishub, dan Satpol PP Kebumen laksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 di Kompleks Alun-Alun Kebumen kemarin
Personel gabungan dari Polres, TNI AD, Dishub, dan Satpol PP Kebumen laksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 di Kompleks Alun-Alun Kebumen kemarin
RADAR KEBUMEN Operasi Ketupat Candi 2021 atau pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dimulai kemarin (5/5). Sebanyak 864 personel gabungan yang telah disiapkan untuk berjaga di titik penyekatan dan pos pengamanan (pospam).

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menjelaskan, rincian personel yang akan dikerahkan terdiri dari 659 anggota Polri, TNI AD sebanyak 75 orang, Satpol PP 100 orang, dan 30 personel Dishub Kebumen. Mereka akan ditempatkan di empat pos penyekatan. Yaitu di Pasar Ayah Kecamatan Ayah, TIC Purbowangi Kecamatan Buayan, Desa Wiromartan Mirit, dan Prembun.

Selain itu, pospam dan pos sub pengamanan juga akan didirikan. Khususnya di jalan tembusan atau jalan “tikus” menuju Kabupaten Kebumen. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang tetap nekat mudik bisa tetap terhadang saat tidak melewati pos penyekatan. "Selanjutnya pospam yang bertugas mengecek pemudik yang dalam masa pelarangan mudik mau memasuki Kebumen," beber Piter usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 di Kompleks Alun-Alun Kebumen kemarin (5/5).
Larangan mudik yang akan dilaksanakan mulai 6-17 Mei, Piter mengimbau masyarakat untuk bisa menunda mudik. Meski demikian, pihaknya akan melakukan operasi secara humanis, persuasif tanpa ada arogansi. Jika nantinya ditemukan pemudik di pos penyekatan, tidak serta-merta langsung disuruh putar balik.
Terlebih saat ada masyarakat yang membawa surat administrasi lengkap. Seperti menunjukkan surat penugasan, atau surat keterangan dari kelurahan setempat yang mendesak. "Namun jika ditemui travel gelap, kami akan tindak. Selebihnya akan kami edukasi dan diminta untuk tes swab antigen," ungkapnya.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto berharap agar Polres bersama instansi terkait bisa berkoordinasi dalam pengamanan. Baik sebelum, selama dan setelah Lebaran. Selain fokus utama adalah pos penyekatan, mencermati budaya yg ada di masyarakat saat perayaan Idul Fitri juga penting dilakukan. Serta memperhatikan wilayah-wilayah rawan intimidasi, dan antisipasi gangguan keamanan untuk mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas‎. "Pastikan keamanan dan keselamatan selama masa akhir Ramadan dan Idul Fitri terjaga dengan baik," harap Arif.
Karena masih dalam situasi pandemi, lanjut Arif, operasi akan fokus kepada penanganan pencegahan persebaran Covid-19. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya. "Ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19," bebernya. (eno/din/er) Editor : Administrator
#Operasi Ketupat Candi 2021