Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Hati-Hati Bermain di Pantai

Administrator • Rabu, 26 Mei 2021 | 15:10 WIB
NYAMAN: Sejumlah warga menikmati suasana pedestrian Desa Loano. Kawasan ini mulai ramai dikunjungi pemuda pemudi untuk bersantai, Minggu (28/11). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)
NYAMAN: Sejumlah warga menikmati suasana pedestrian Desa Loano. Kawasan ini mulai ramai dikunjungi pemuda pemudi untuk bersantai, Minggu (28/11). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)
RADAR PURWOREJO - Musibah kecelakaan laut di Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, memantik empati Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti. Wabup langsung meninjau proses pencarian di pos pantau Pantai Dewaruci dan mendatangi rumah keluarga korban kemarin (25/5).

"Harus berhati hati saat bermain di pantai. Karena, pantai selatan Jawa dikenal memiliki gelombang besar dengan arus bawah yang kuat," ungkap Wabup saat di rumah keluarga korban di Desa Nampurejo.

Seperti diketahui, dua anak kelas 6 sekolah dasar terseret ombak di Pantai Dewaruci Jatimalang Senin (24/5). Mereka adalah Galang Surya Ramadhan dan Aswa Alfitra. Galang berhasil ditemukan namun meninggal dunia saat dibawa ke puskesmas. Sedangkan Aswa hingga kini belum ditemukan.

Wabup menemui orang tua korban di Desa Nampurejo untuk menyerahkan santunan tali asih dari Baznas dan PMI Kabupaten Purworejo. Menurutnya, musibah ini merupakan sebuah peringatan bagi orang tua agar lebih waspada dan memperhatikan setiap kegiatan anak.

Wabup menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. Dia berharap musibah serupa tidak terulang kembali.

"Santunan ini sebagai tanda tresna (tanda cinta) dan tali kasih wujud perhatian Pemkab Purworejo," tegasnya.

Sementara itu, Wabup datang ke Pantai Dewaruci didampingi sejumlah pejabat. Wabup memantau langsung proses pencarian satu korban yang belum ditemukan.

Pencarian terus dilakukan. Pencarian melibatkan pihak keluarga korban, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP Damkar, BPBD, dan sejumlah organisasi kebencanaan.

Humas Basarnas Jogjakarta Pipit Eriyanto menjelaskan, fokus pencarian korban masih dilanjutkan Basarnas Jogjakarta, SAR Kabupaten Purworejo, Relawan Lintas Batas, BPBD, Polsek Purwodadi, dan Koramil Purwodadi. "Kami masih berupaya mencari korban dengan penyisiran di pantai, kami akan berupaya semaksimal mungkin di lapangan," katanya. Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo Agung Wibowo menyatakan Pantai Dewaruci tetap dibuka untuk wisata. "Obwis tetap buka," ujarnya.

Agung mengatakan, terkait insiden tersebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk pencarian korban. "Kami ikut prihatin atas kejadian tersebut dan akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencegah terulangnya musibah itu," ungkapnya.

Dia menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan lebih ketat di sekitaran obwis Pantai Dewaruci. Selain itu, para pengunjung diminta untuk selalu waspada dan lebih berhati-hati saat berwisata di pantai.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo Imam Ciptadi menyatakan, korban hilang yakni Aswa masih belum ditemukan. Proses pencarian masih terus berlanjut.

"Belum ditemukan. Masih dalam pencarian," ungkapnya. (tom/han/amd) Editor : Administrator
#Pantai Dewaruci #kecelakaan laut