Kapolsek Gombong AKP Willy Budiyanto menjelaskan, penganiayaan yang dilakukan pelaku kepada korban bernama Poniman, 69, karena mendapat bisikan Tuhan. SU berusaha menghabisi nyawa korban menggunakan sebilah sabit dan menyerang Poniman.
Menurut keterangan sejumlah tetangga, SU diketahui sering berbicara sendiri. Hal ini diduga, SU memiliki tanda-tanda yang mengarah pada gangguan jiwa. "Menurut pengakuan warga, tersangka pernah berbicara jika Bang Haji Roma Irama dan Presiden Joko Widodo mau datang memberikan bantuan di sepanjang jalan," ungkap Willy.
Tidak hanya itu, kata Willy, SU juga sering ditemukan dalam keadaan mengamuk. Dengan dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa, SU selanjutnya dibawa ke Puskesmas Karanganyar untuk diperiksa lebih lanjut. "Diobati karena ada dugaan gangguan kejiwaan tersebut," lanjutnya.
Kasubbag Humas Polres Iptu Tugiman menjelaskan, pembacokan terjadi sekitar pukul 08.00. Dari peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek pada beberapa bagian kepala, lengan kanan dan perut. "Setelah mendapatkan informasi, anggota Polsek Gombong langsung datang ke lokasi dan mengamankan orang yang mengamuk tersebut," jelas Tugiman. (eno/din/er) Editor : Administrator