Bupati Kebumen Arif Sugiyanto secara langsung membuka kembali penempatan pedagang lama Pasar Dorowati, kemarin (16/12). Pasca dibangun, pasar tradisional yang berada di Kecamatan Klirong ini telah berubah menjadi pasar modern. Pasar Dorowati baru telah memberikan kemudahan dengan pemanfaatan transaksi digital. "Sebagai ciri pasar modern, padagang di sini sebagian juga sudah ada yang menggunakan barcode, dan bisa melayani pembelian secara online, non tunai" kata Bupati.
Terdapat 266 los dan 52 kios di pasar ini. Jumlah tersebut lebih banyak dari sebelumnya. Mereka yang menempati pasar adalah pedagang lama. Ada sebagian juga pedagang baru karena jumlah kios dan los bertambah. “Kalau dulu masyarakat jualnya gelaran tikar, lesehan, sekarang sudah pakai los. Kiosnya pun sudah tertata dengan rapih dan modern," ujar Bupati.
Pasar Dorowati, kata Bupati, merupakan kado bagi masyarakat di penghujung tahun. Ia meminta kepada pengelola agar retribusi pedagang di pada Desember ini digratiskan. Hadirnya Pasar Dorowati diharapkan masyarakat menjadi gemar ke pasar untuk mencukupi segala macam kebutuhan.
Bupati berjanji, pembangunan pasar tradisional akan terus berlanjut. Semua dilakukan agar pasar rakyat memiliki daya saing. Dengan begitu pertumbuhan ekonomi juga diharapkan turut meningkat. “Kami ingin bagaimana membuat orang itu tertarik pergi ke pasar dan belanja di sana, bukan hanya pergi ke mal saja,” ucapnya. (cr2/din/er)