Dijelaskan, live music DJ adalah hiburan atau pengisi suasana bagi pengunjung resto atau cafe. Purworejo ternyata punya banyak musisi DJ dengan jam terbang yang sudah lumayan tinggi di Jogjakarta. Contohnya Arkhan Revvan warga Banyuasin, Kecamatan Loano. Kemudian Diaz Naveriant asli Bagelen dan banyak lagi. "Secara konsep live music DJ ini juga sangat ramah pengunjung, jauh dari kesan negatif. Sebab beda dengan dugem. Itu yang mendasari Omah Londo memberi ruang berkreasi kepada mereka," jelasnya.
Rabu (26/1) Arkhan Revvan tampil. Respons masyarakat ternyata sangat positif. cafe atau resto butuh musik untuk membangun suasana. Tidak hanya live music DJ, akustik, band atau musik bernuansa melayu mungkin juga bagus tingal selera mana yang mau dibangun. "Asal tetap prokes karena masih di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.
Menurutnya, seniman juga ingin berperan memajukan Purworejo. Pengusaha kuliner, warung kopi atau cafe tetap harus kreatif bertahan di masa pandemi. Dengan berkolaborasi dengan para musisi lokal untuk membuktikan bakat dan skillnya. "Setelah tampil mereka ternyata bagus-bagus kok," ujarnya.
Salah satu pengunjung, Iwan Garansi, warga Meranti mengungkapkan, sudah lama ia suka live music DJ, namun hal itu hanya bisa ditemui di kota-kota besar. Maka ia mengapresiasi Omah Londo yang telah memberi wadah bagi musisi DJ Purworejo untuk mengembangkan bakatnya. "Bagus kok, jauh dari kesan negatif," ungkapnya.
Salah satu musisi asal Purworejo, Choky menambahkan, kehadiran live music DJ di Kabupaten Purworejo membuat kesenian atau hiburan di kabupaten Purworejo semakin lengkap. Para musisi DJ lokal memiliki tempat untuk berekspresi dan diapresiasi. Disc jockey biasa memainkan suara atau musik yang telah direkam sebelumnya kemudian dijahit dalam alat musik khusus dan menghasilkan alunan musik yang indah. "Live music DJ memang masih sangat asing bagi warga Kabupaten Purworejo, sebuah seni yang bisa dinikmati," terangnya. (tom/din) Editor : Administrator