PKK Kecamatan Bagelen ikut berpartisipasi melakukan pencegahan stunting dengan melakukan sosialisasi tentang penanganan dan pencegahan pernikahan dini. Salah satunya dengan mengadakan sosialisasi program jo kawin bocah dan sigrak ceting pada Senin (12/6/2023).
Hal tersebut menjadi tindak lanjut dari safari rembug stunting yang akan dilakukan di 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo. Bupati yang selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Purworejo Yuli Hastuti mengapresiasi komitmen dan kesungguhan dari setiap kecamatan khususnya pada PKK Kecamatan Bagelen yang juga tim percepatan penanggulangan stunting. "Bagelen miliki inovasi "sigrak ceting" yaitu akronim dari sinergitas, integritas, bergerak, serentak cegah stunting) sebagai wujud aksi upaya pencegahan stunting," ungkapnya Senin (12/6/2023).
Yuli bahkan telah mendapatkan mendapatkan laporan dari TPPS Kecamatan Bagelen, bahwa tim TPPS telah bergerak cepat dengan turun langsung ke lapangan. Yakni, melakukan rembug stunting hingga tingkat desa. "Juga melakukan pendampingan atau konseling bagi keluarga balita terdampak stunting," kata dia.
Terkait, jo kawin bocah dia berharap, agar remaja tidak menikah terlalu dini. Hal tersebut harus dicegah khususnya selalu berhati-hati dalam bergaul. Mengingat, pernikahan dini memiliki risiko membuat anak yang lahir dalam kondisi stunting. Lantaran, kesiapan tubuh dari sang ibu belum memenuhi standar. (han/pra/sat)