Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Target 1.500 Sambungan Rumah di Pituruh dan Butuh, PDAM Purworejo Sudah Sosialisasi ke Kepala Desa

Jihan Aron Vahera • Jumat, 26 Januari 2024 | 12:57 WIB
CEPAT: PDAM Kabupaten Purworejo sosialisasi program percepatan SR untuk wilayah Kecamatan Pituruh dan Butuh sebelah utara di Desa Wironatan, Kecamatan Butuh, Purworejo pada Senin (22/1) lalu
CEPAT: PDAM Kabupaten Purworejo sosialisasi program percepatan SR untuk wilayah Kecamatan Pituruh dan Butuh sebelah utara di Desa Wironatan, Kecamatan Butuh, Purworejo pada Senin (22/1) lalu

PURWOREJO  - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo punya target khusus. Pada tahun 2024 ini, mereka menargetkan 1.500 sambungan rumah (SR).

Target itu dalam program percepatan SR dari pemerintah pusat. Ditujukan untuk Kecamatan Pituruh dan Butuh sebelah utara.

Direktur PDAM Kabupaten Purworejo Hermawan Wahyu Utomo menyampaikan, untuk program tersebut pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para kepala desa yang wilayahnya akan mendapatkan program tersebut.

Baca Juga: Nikmati Sepuasnya... Bazar Durian Purworejo Hingga 28 Januari, Harga Mulai Rp 10 Ribu

Dijelaskan, program tersebut merupakan Instruksi Presiden (Inpres) terkait air bersih dan sanitasi yang menargetkan 10 juta sambungan rumah.

Yaitu, dengan biaya sangat murah Rp 100 ribu dari harga biasa jika memasang sendiri Rp 1,7 juta sampai Rp 1,8 juta.

"Tahun lalu, sebanyak 3.850 SR telah terdaftar di wilayah Kecamatan Butuh bagian selatan dan Kecamatan Grabag," katanya Rabu (23/1).

Baca Juga: Durian Sikatap Purworejo, Bijinya Pipih dan Kombinasikan Manis dan Pahit dengan Tekstur Lembut

Disampaikan, PDAM Kabupaten Purworejo menjadi salah satu perusahaan air minum yang didorong untuk membantu program tersebut karena memiliki idle capacity (cadangan air yang belum disalurkan).

Untuk itu, dia berharap agar masyarakat dapat khususnya Kecamatan Butuh bagian selatan dan Kecamatan Grabag dapat memanfaatkan program tersebut dengan sebaik mungkin.

Terlebih, kata Wawan, secara geologi wilayah Kabupaten Purworejo tidak direkomendasikan mengambil air tanah untuk konsumsi.

Baca Juga: Mencari Durian Varietas Unggul Lokal, Lima Puluh Peserta Ikut Festival DKPP Purworejo

Sebab, sebagian besar lumpur mengandung zat besi dari Gunung Sumbing.

"Tingkat kekeruhannya tinggi sehingga untuk dikonsumsi harus diolah dulu. Selain itu, dekat septic tank dan tanah yang terpapar pupuk kimia," jelas dia.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat dan sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan. 

Baca Juga: Jejak Sejarah UGM Cabang Magelang, Dibangun Tahun 1962, Begini Kondisinya Sekarang

Dia meminta kepada para kades atau perangkat desa agar segera memintakan tanda tangan pernyataan berlangganan kepada warga yang sudah didata petugas.

"Karena batas akhir pengajuan calon pelanggan ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  pada 29 Januari. Jika berjalan lancar, ribuan SR akan terealisasi pada April-September 2024," sebut Jujur. (han)

Editor : Amin Surachmad
#butuh #PDAM #pituruh #sambungan rumah #Purworejo