RADAR PURWOREJO – Salah satu syarat sah untuk menjalankan salat adalah wudhu.
Tanpa wudhu yang benar, maka salat dianggap tidak sah.
Dalam Sejarah, wudhu diisyariatkan pada malam Isra Mi’raj sebagaimana salat.
Hal ini menegaskan betapa pentingnya menjaga kebersihan saat melaksanakan ibadah.
Dalam Qs: Al Maidah ayat 6, menyatakan bahwa wudhu sebelum salat sangat penting.
Selain itu, salam hadist nabi disebutkan bahwa salat yang dilaksanakan tanpa wudhu tidak akan diterima oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, memahami tata cara wudhu yang benar sangatlah penting.
Wudhu memiliki 6 syarat. Yaitu:
Niat Sebelum Wudhu.
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Dilanjut dengan membasauh wajah, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap bagian kepala, dan membasuh kedua kaki hingga mata kaki.
Selain itu, dianjurkan untuk melakukan beberapa sunnah wudhu seperti bersiwak dan membaca doa.
Baca Juga: Perdebatan Doa Qunut Subuh: Pandangan Madzhab dan Sikap Makmum
Urutan dan tata cara berwudhu:
1. Niat
وَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
2. Membasuh kedua telapak tangan dampai pergelangan 3 kali, sembari mebaca
اللّٰهُمَّ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِكَ كُلِّهَا
Artinya: “Ya Allah peliharalah kedua tanganku dari perbuatan maksiat pada-Mu.”
3. Berkumur 3 kali, sembari membaca
اللّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Artinya: “Ya Allah bantulah aku untuk selalu berdzikir kepada-Mu dan selalu memperbaiki ibadah kepada-Mu.”
4. Membasuk libang hidung 3 kali, sembari membaca
اَللّٰهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الجَـنَّةِ وَاَنْتَ عَنِّي رَاضٍ
Artinya:
“Ya Allah berikan aku penciuman wewangian surga dan keadaan Engkau terhadap diriku yang selalu meridhoi.”
5. Membasuh wajah 3 kali, sembari membaca
اللّٰهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِى يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ
Artinya: “Ya Allah putihkan wajahku pada hari menjadi putih berseri-seri wajah kaum muslimin dan menjadi hitam legam wajah-wajah orang kafir.”
6. Membasuh tangan kana dan kiri sampai ke sikut 3 kali, sembari membaca
Pada saat membasuh tangan kanan
اَللّٰهُمَّ اَعْطِنِى كِتاَبِى بِيَمِيْنِى وَحَاسِبْنِى حِسَاباً يَسِيْرً
Artinya: “Ya Allah berikanlah kepadaku kitab amalku dari tangan kananku dan hisablah aku dengan penghisaban yang ringan.”
Pada saat membasuh tangan kiri
اَللّٰهُمَّ لاَ تُعْطِنِى كِتاَبِى بِشِمَالِى وَلاَمِنْ وَرَاءِ ظَهْرِىْ
Artinya: “Ya Allah jangan Engkau berikan kepadaku kitab amal dari tangan kiriku atau pada belakang punggungku.”
7. Mengusap kepala dan rambut 3 kali, sembari membaca
اللّٰهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ
Artinya: “Ya Allah haramkan rambut dan kulitku dari atas api neraka.”
Baca Juga: Mau Luluhin Hati si Doi? Yuk Amalkan Doa ini!
8. Membasuh kedua telinga 3 kali, sembari membaca
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ اْلقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan nasihat dan mengikuti sesuatu yang terbaik.”
9. Membasuh kaki kanan dan kiri 3 kali, sembari membaca;
Pada saat membasuh kaki kanan
اللّٰهُمَّ اِجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا.اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shiratal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”
Pada saat membasuh kaki kiri
اَللّٰهُمَّ لَاتَزِلُّ قدَمَيَّ عَلَى الصِّرَاطِ فِي النَّارِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ اَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ وَالْمُشْرِكِين
Artinya: “Ya Allah jangan kau gelincirkan langkah (pendirianku) pada jalan neraka pada hari digelincirkannya langkah (pendirian) orang-orang munafik dan orang-orang musyrik.”
10. Berdoa setelah wudhu
اشْهَدُ اَنْ لاَّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya: “Aku bersaksi tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.”
Adapun manfaat wudhu bagi Kesehatan, yaitu membantu melancarkan penyumbatan pada saraf, melindungi mulut dan gusi dari peradangan, mencegah ISPA, menghilangkan bakteri pada area yang terkena air wudhu, dan masih banyak lagi. (Syafiya Nisrina Hanifah/Radar Purworejo)
Baca Juga: Berbagai Khasiat Tanaman Bidara yang Jarang Diketahui Menurut Hadits
Editor : Meitika Candra Lantiva