RADAR PURWOREJO – Umat muslin di Indonesia dan seluruh dunia mulai menantikan kedatangan bulan Ramadhan tahun 2024.
Untuk itu, banyak perhitungan dan perkiraan yang dilakukan untuk menentukan kapan bulan Ramadhan dimulai.
Menurut kalender Hijriah yang dibuat oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI dan berbagai organisasi Islam tertemuka, puasa bulan Ramadhan 2024 diperkirakan akan dimulai pada tanggal 12 Maret 2024.
Meski demikian, perlu diketahui dan diingat Bersama bahwa tanggal tersebut masih berupa perkiraan, dan penetapan resminya akan dibuat melalui sidang isbat yang akan diadakan oleh pemerintah.
Dalam menentukan tanggal puasa, terdapat 2 metode utama yang dilakukan, yaitu metode rukyat dan metode hisab.
Metode rukyat dilakukan dengan bergantung pada melihat hilal atau bulan baru secara langsung, sedangkan metode hisab menggunakan perhitungan matematis untuk menentukan posisi hilal.
Sebagian ulama besar berpendapat bahwa awal bulan Ramadhan hanya dapat ditetapkan dengan metode rukyat, namun beberapa ulama lain memperbolehkan untuk menggunakan metode hisab.
Dalam metode rukyat, para ulama mengacu pada firman Allah SWT dalam Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW yang menekankan betapa pentingnya melihat hilal untuk menunjukkan awal bulan Ramadhan.
Selain itu, metode hisab didasarkan pada pemahaman ayat-ayat Al Quran yang menunjukkan bawha Allah SWT mengisyaratkan manusia untuk menggunakan hisab untuk menentukan waktu.
Meski begitu, pemerintah akan mengadakan sidang isbat setia tahunnya untuk mencapai Keputusan yang diterima secara luas oleh umat Islam di Indonesia tentang tanggal awal puasa yang dihadiri oleh sebagian ulama, ilmuan, dan pakar. (Syafiya Nisrina Hanifah/Radar Purworejo)
Baca Juga: Pondok Pesantren Tasawuf Underground yang Dikhususkan bagi Anak Punk, Apa yang Melatarbelakanginya?
Editor : Meitika Candra Lantiva