RADAR PURWOREJO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah (Jateng) memprediksi akan ada anomali cuaca khususnya wilayah Kabupaten Purworejo. Fenomena tersebut diprediksi akan terjadi hingga April mendatang.
Merespons itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Haryono meminta kepada masyarakat lebih waspada. Anomali cuaca itu pergeseran atau perubahan cuaca secara tiba-tiba. “Yakni, ketika cuaca panas tiba-tiba hujan," ujar Haryono, kemarin (17/3).
Akhir-akhir ini, di wilayah Kabupaten Purworejo juga mengalami hal tersebut bahkan hujan disertai dengan angin kencang. Beberapa waktu terakhir, juga banyak bencana pohon tumbang di sejumlah wilayah di Purworejo. Itu merupakan dampak dari hujan deras disertai angin. "Sejak 9 sampai 15 Maret sebanyak 54 kejadian pohon tumbang," sebut dia.
Kejadian pohon tumbang tersebut ada yang sampai menutup akses jalan. Parahnya lagi, pohon tumbang juga ada yang sampai menimpa rumah warga dan mengakibatkan kerusakan sedang hingga berat.
Kejadian pohon tumbang paling parah menimpa daerah yang berada di pinggir laut. Seperti, di Kecamatan Purwodadi, Grabag, dan Ngombol. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, BPBD Purworejo telah meminta kepada kecamatan hingga pemerintah desa untuk selalu memantau situasi di wilayahnya.
Dia meminta warga yang memiliki pohon besar atau tua di dekat rumah atau permukiman untuk segera dirapikan. Hal tersebut untuk meminimalisasi terjadinya pohon tumbang apabila terjadi angin kencang. "Kalau ada pohon berpotensi tumbang, kami minta ditebang," pesan dia. (han/din)
Editor : Satria Pradika