PURWOREJO - Gereja Santa Perawan Maria Purworejo kembali gelar visualisasi Jalan Salib pada Jumat (29/3) setelah beberapa waktu vakum karena pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut merupakan agenda dua tahunan dan tahun ini mengangkat tema Via Dolorosa 2024.
Pemuda Katolik Deny mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan orang-orang muda Katolik (OMK) untuk bersama-sama kembali berkegiatan dan berkarya setelah masa pandemi Covid-19 berakhir.
Kegiatan yang dikemas dengan pertunjukan teatrikal itu berlangsung khidmat dan khusyuk. Kegiatan tersebut diikuti oleh para OMK yang dengan suka rela dan semangat terlibat.
"Semoga ini menjadi sebuah hal baik untuk umat katolik pada khususnya dan masyarakat pada umumnya," harapnya Jumat (29/3).
Jalan salib merupakan sebuah devosi yang mengarahkan pandangan spiritualitas umat Katolik pada pandangan peristiwa Yesus Kristus. Yakni, mulai dari putusan hukuman mati kepada Yesus hingga pada peristiwa pemakamannya.
"Jalan salib dilakukan umat Katolik selama masa pra paskah hingga menjelang Paskah," ujarnya.
Visualisasi jalan salib merupakan puncak dari kegiatan jalan salib yang diadakan setiap Jumat selama masa pra paskah di gereja Katolik.
"Ini merupakan jalan salib hidup. Karena, dikemas dengan bentuk teaterikal dan diberikan sentuhan musik sehingga menciptakan suasana berbeda dengan jalan salib biasanya," ungkap Deny.
Dia menegaskan, jalan salib hidup merupakan sebuah perenungan bukan sebuah tontonan. Sebab, umat Katolik yang hadir diajak untuk merenungkan kisah sengsara Yesus.
Harapannya, mereka bisa merasakan dengan nyata setiap perjalanan sengsara yang dialami oleh Yesus Kristus. (han/pra)
Editor : Heru Pratomo