RADAR PURWOREJO - Puskesmas Banyuurip punya cara supaya warganya mau diperiksa kesehatannya. Apalagi jika ada undangan pemeriksaan kesehatan, jumlah warga yang datang tak maksimal. Terutama dari kalangan bapak-bapak.
Yaitu dengan menyasar acara halalbihalal atau syawalan. Pada Minggu (21/4) puluhan warga RW 02 Kelurahan Kledung Karangdalem, Banyuurip, Purworejo menjalani pemeriksaan kesehatan saat acara silaturahmi.
Bidan di Kelurahan Kledung Karangdalem, Kecamatan Banyuurip Tanti Andayaningsih menyampaikan, layanan jemput bola menyasar pada pertemuan warga seperti halal bihalal atau silaturahmi. "Kalau mengundangn warga untuk melakukan pemeriksaan, antusias warga kurang khususnya bapak-bapak," ujarnya Senin (22/4).
Untuk itu, layanan jemput bola dengan masuk ke kegiatan warga menjadi salah satu solusi. Adapun pemeriksaan yang dilakukan seperti tensi, berat badan, gula darah, dan konsultasi medis difasilitasi oleh tim Puskesmas Banyuurip. Warga tidak dipungut biaya untuk pemeriksaan tersebut. "Kami juga beri edukasi kepada warga terkait pemberantasan sarang nyamuk (PSN) karena saat ini kasus demam dengue (DD) dan demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Purworejo melonjak dibanding tahun lalu," sambungnya.
Pemeriksaan kesehatan pascaramadan dan Lebaran penting dilakukan bagi warga. Mengingat, selama momentum itu ada perubahan pola makan yang signifikan. Menurutnya, berbagai gangguan kesehatan rentan terjadi seiring aktivitas fisik atau lahraga yang berkurang.
Lurah Kledung Karangdalem Agus Susiswo Heri Santoso mengaku sangat senang dan mengapresiasi kegiatan jemput bola untuk layanan tes kesehatan gratis tersebut. Dia juga mengajak agar masyarakat terus meningkatkan kesadaran terkait kesehatan. "Saya harap momentum Idul Fitri dijadikan sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan dalam berbagai bidang kemasyarakatan," harap dia. (han/pra)
Editor : Satria Pradika