Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Perayaan Waisak Masih Tiga Minggu Lagi, tapi Okupansi Hotel di Magelang Sudah Mencapai 100 Persen

Din Miftahudin • Senin, 29 April 2024 | 18:00 WIB

SEPI: Suasana lobi Grand Artos Hotel & Convention Magelang saat malam hari.NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA
SEPI: Suasana lobi Grand Artos Hotel & Convention Magelang saat malam hari.NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA
 

RADAR PURWOREJO - Perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 di Candi Borobudur jatuh pada Kamis (23/5/2024) mendatang. Kendati masih lebih dari tiga minggu, tetapi okupansi sejumlah hotel di Magelang sudah penuh. Hal itu menjadi angin segar bagi para penyedia jasa perhotelan.


General Manager Grand Artos Hotel & Convention Magelang Sugeng Sugiantoro mengaku kebanjiran pesanan untuk tamu yang merayakan Waisak. "Tanggal 22 dan 23 Mei, (okupansi) kami sudah penuh 100 persen. Total ada 192 kamar," ujarnya, Minggu (28/4/2024).


Dia menyebut, pemesanan itu bahkan sudah diterima sejak pekan lalu atau satu bulan sebelum Waisak. Rata-rata memesan kamar selama dua malam dan check out pada Jumat (24/5/2024). Kebanyakan tamu yang pesan berasal dari luar wilayah Jawa Tengah. Seperti Jakarta, Jawa Barat, dan lainnya.


Para tamu, banyak yang memesan secara online lewat beberapa aplikasi. Termasuk website hotel. Kendati sudah penuh, tetapi masih ada tamu yang hendak memesan kamar untuk bermalam di Grand Artos Hotel & Convention Magelang.

"Kami berharap mudah-mudahan di daerah Borobudur, homestay, balkondes, penginapan, penuh. Apalagi acara di Candi Borobudur, kami yang berada di perbatasan antara kota dan Kabupaten Magelang saja, kami penuh," ujar Sugeng.

Hal senada juga disampaikan General Manager Atria Hotel Magelang Chandra Irawan. Okupansi hotelnya sudah penuh 100 persen pada 23 Mei 2024.

"Alhamdulillah (hotel) Atria sudah penuh (dipesan). 142 kamar full dipesan," kata Chandra.


Pemesan kamar untuk gelaran Waisak ini, kata Chandra, kebanyakan dipesan untuk satu malam saja, yakni Kamis (23/5/2024). Mereka para pemesan berasal dari Bimas Buddha Kemenag RI, kemudian travel agent, dan grup fotografer.


Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magelang Usep Syarifudin mengatakan, gelaran Waisak memberi dampak baik terhadap industri perhotelan dan penginapan. Sejumlah hotel sudah dipesan.

Ada yang menginap satu maupun dua malam.Rata-rata, okupansi hotel sudah penuh pada Kamis (23/5/2024).

"Tanggal 23 Mei itu rata-rata sudah pada penuh. Pemesan itu mayoritas dari Jakarta dan Surabaya. Bahkan, ada yang datang untuk berwisata tahunan," bebernya.


Menurutnya, selain umat Buddha yang hendak mengikuti perayaan Waisak, ada juga wisatawan yang memang saban tahun berwisata ke Candi Borobudur. Terutama untuk menyaksikan festival lampion. Hal itulah yang menjadi satu faktor penuhnya okupansi penginapan di Magelang.


Usep menambahkan, rata-rata pemesan tersebut diterima satu bulan sebelum Waisak. Dia memprediksi, pada Kamis (23/5/2024), okupansi seluruh hotel di kawasan Candi Borobudur bisa mencapai 100 persen.


Hal itu dapat berdampak pada calon wisatawan yang hendak melakukan pemesanan kamar mendekati hari H. "Untuk nyari (kamar hotel) di tanggal itu (23 Mei) agak kesulitan. Jadi mungkin akan membuka peluang pada homestay," katanya. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#PHRI #Waisak #Kabupaten Magelang #Buddha #Candi Borobudur #Grand Artos Hotel #Magelang #Tri Suci Waisak #perhotelan