RADAR PURWOREJO - Yayasan Embun Surga Purworejo adalah yayasan non profit yang bergerak di bidang kesehatan. Yayasan tersebut berdiri sejak 2020 lalu dengan tiga layanan utama yang dimiliki. Yakni, layanan antar jemput pasien, pendampingan pasien, dan layanan rumah singgah.
JIHAN ARON VAHERA, Purworejo
Yayasan yang beralamat kantor di Jalan Tentara Pelajar 88, Kenteng, Purworejo itu kini sudah memasuki usia empat tahun. Ketua Yayasan Embun Surga Purworejo Trimansih Utami menyampaikan, yayasan tersebut berdiri dilatarbelakangi oleh banyaknya pasien kanker yang mengeluhkan biaya transportasi ke Jogjakarta.
Mengingat, para penderita kanker sebagian besar harus berobat ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Sardjito Jogjakarta. Tentu, hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terlebih, pengobatan tidak cukup dilakukan hanya sekali atau dua kali saja.
Untuk itu, yayasan tersebut tergerak untuk meringankan beban para pasien di Kabupaten Purworejo. Dia melihat kebutuhan transportasi menuju rumah sakit cukup menguras biaya. "Pengobatan memang sudah ditanggung pemerintah melalui BPJS Kesehatan tetapi untuk transportasi belum tentu semua mampu," ujar Trimansih, Sabtu (5/5).
Selain terkait biaya, kata Trimansih, yayasan tersebut juga memahami pasien terkait pendaftaran online untuk pengobatan ke rumah sakit. Bayangkan, kata dia, dalam kondisi sakit, harus sedia uang untuk transport berobat. Belum lagi daftar online yang memusingkan. “Kami sangat memahami itu. Sehingga, kami juga menyediakan layanan pendampingan dan membantu pendaftaran pasien jika dibutuhkan," sebutnya.
Problem lain yaitu, ada juga pasien yang harus menunggu pengobatan selanjutnya dalam waktu yang berdekatan, sehingga terpaksa harus menginap. Karena terkendala biaya, tak sedikit juga pasien yang menginap di emperan sampai di aula rumah sakit.
Untuk itu, memasuki tahun keempat ini, pihaknya menyediakan rumah singgah bagi pasien asal Purworejo di Jogjakarta. Tepatnya di Gang Gambir Nomor 74, Jongkang. 'Kami ingin para pasien beristirahat dengan nyaman di rumah singgah, sambil menunggu pengobatan selanjutnya," ucap dia.
Dia mengungkapkan, sejak 2020 lalu, jumlah pasien kanker payudara yang didampingi Yayasan Embun Surga Purworejo cukup mendominasi. Trimansih berharap, yayasan tersebut bisa terus mendampingi dan menyediakan layanan terbaik bagi warga Purworejo dan sekitarnya. "Saat ini kami sudah melayani sekitar 500 pasien setiap bulan yang berasal dari 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo," ungkapnya.
Salah satu pasien kanker payudara Suyatmi mengungkapkan, menurutnya Yayasan Embun Surga Purworejo sangat membantu para pasien bahkan tanpa pamrih. Dengan adanya yayasan tersebut dapat meringankan biaya pengobatan yang tengah dijalaninya.
Dia bercerita, sebelum mengenal yayasan tersebut, untuk berobat ke Jogja harus menyewa mobil dan bisa menghabiskan jutaan rupiah. "Tapi di Embun Surga, masyaalah tidak ada biaya. Malah didampingi, ditemani dan dibantu daftar online. Terima kasih Embun Surga," tuturnya.
Keberadaan yayasan tersebut mendapatkan apresiasi dari Ketua DPRD Purworejo Don Agasi Setiabudi. Pun, memberikan bantuan donasi untuk keberlanjutan rumah singgah dari Yayasan Embun Surga Purworejo itu. Dion sangat mengapresiasi atas dedikasi yayasan tersebut karena telah membantu dan memberikan kemudahan untuk masyarakat Kabupaten Purworejo yang membutuhkan.
"Apalagi dengan adanya rumah singgah, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Yayasan Embun Surga Purworejo," tandasnya. (pra)
Editor : Satria Pradika