Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ada Penuntas dan Pakai Dana Desa hingga Lakukan Pencegahan sejak Bumil, Kali Pertama di Indonesia, Peringatan Hari Teknologi Alat Bantu Sedunia

Jihan Aron Vahera • Rabu, 5 Juni 2024 | 16:10 WIB

 

HARI TEKNOLOGI ALAT BANTU: Para penyandang disabilitas Kabupaten Purworejo ikuti kegiatan Seminar Nasional Teknologi Alat Bantu sebagai Wujud Nyata Pembangunan inklusi,
HARI TEKNOLOGI ALAT BANTU: Para penyandang disabilitas Kabupaten Purworejo ikuti kegiatan Seminar Nasional Teknologi Alat Bantu sebagai Wujud Nyata Pembangunan inklusi,

RADAR JOGJA - Tiap 4 Juni, mulai tahun ini, diperingati sebagai Hari Teknologi Alat Bantu Sedunia. Di Indonesia, peringatan perdana difokuskan di wilayah Purworejo. Bukan tanpa alasan dipilihnya Purworejo.

Puluhan lansia dan penyandang disabilitas di Purworejo kumpul di kantor pemkab setempat. Mereka bersama Kelompok Kerja (Pokja) Pemenuhan Alat Bantu Kabupaten Purworejo, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Pusat Rehabilitasi Yakkum selenggarakan kegiatan peringati Hari Teknologi Alat Bantu Sedunia 2024 pada Selasa (4/6).

Kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan di seluruh dunia. Kabupaten Purworejo menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang memperingati Hari Teknologi Alat Bantu Sedunia.

Yaitu, diperingati dengan sejumlah kegiatan pawai sepeda motor, bazar produk dari penyandang disabilitas, senam masal diikuti oleh banyak pihak, pemeriksaan kesehatan, hingga Seminar Nasional Teknologi Alat Bantu sebagai Wujud Nyata Pembangunan inklusi.

Poyek Manajer, Pusat Rehabilitasi Yakkum Christian pramudya menyampaikan, Kabupaten Purworejo dipilih karena merupakan salah satu daerah yang memiliki komitmen terhadap upaya membangun pemenuhan alat bantu. Upaya tersebut diwujudkan oleh Pemkab Purworejo melalui pembentukan Pokja Pemenuhan Alat Bantu hingga inovasi Penuntas (pemenuhan alat bantu penyandang disabilitas).

"Kegiatan ini sebagai wujud komitmen bersama untuk melakukan pemenuhan alat bantu bagi disabilitas ataupun lansia," ujarnya Selasa (4/6). Selain itu, sebagai wujud penyadaran bagi masyarakat luas atas pentingnya teknologi alat bantu saat ini dan masa yang akan datang.

Peluncuran Hari Teknologi Alat Bantu tersebut sebagai bagian dari kampanye Unlock the Everyday. Yakni, menyatukan orang, organisasi, dan perusahaan dari semua sektor di seluruh dunia.Christian berharap, kegiatan tersebut dapat mengkampanyekan atau menyebarluaskan tentang pentingnya teknologi alat bantu. "Karena untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif salah satu yang mendasar adalah alat bantu," ungkap dia.

Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lansia, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Republik Indonesia Nida Rokhmawati mengatakan, dia sangat mengapresiasi Kabupaten Purworejo karena telah banyak melakukan inovasi dan memberikan hak kepada para penyandang disabilitas. "Bahkan, pemerintah desa juga didorong untuk mengalokasikan dana desa untuk penyandang disabilitas. Ini merupakan satu praktik baik yang bisa ditiru oleh daerah lainnya," sebutnya.

Menurutnya, pemerintah telah berupaya untuk selalu memperhatikan para penyandang disabilitas. "Tidak hanya melakukan pelayanan, tetapi juga mulai pencegahan sejak di dalam kehamilan. Kami berupaya agar ibu hamil sehat sehingga anak dilaihrkan dengan sehat pula," jelasnya.

Pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung disabilitas. "Kita berikan perhatian dari berbagai sektor agar penyandang disabilitas terbantu sehingga mereka bisa berkarya," ajak Nida.

Ketua Ikatan Disabilitas Purworejo (IDP) Harnoto menyebut, dengan adanya Pokja Pemenuhan Alat Bantu sangat membantu penyandang disabilitas untuk mendapatkan alat bantu sesuai kebutuhannya. Dia berharap, ke depan para penyandang disabilitas bisa mendapatkan alat bantu secara tepat untuk menunjang aktivitas mereka. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari pemerintah dan juga Yakkum karena telah banyak membantu kami," ucapnya. (han/pra)

Editor : Satria Pradika
#Alat Bantu #penyandang disabilitas #disabilitas