Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Hampir Sebulan Ambrol, Atap Ruang Kelas SD N 2 Purworejo Tak Kunjung Diperbaiki

Jihan Aron Vahera • Sabtu, 22 Juni 2024 | 14:00 WIB
Suasana ruang kelas di SD N 2 Donorejo yang ambrol beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)
Suasana ruang kelas di SD N 2 Donorejo yang ambrol beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

 


RADAR PURWOREJO - Satu ruang kelas yakni ruang kelas 1 SD N 2 Donorejo yang terletak di Kecamatan Kaligesing, Purworejo ambrol pada 30 Mei 2024 lalu sekitar pukul 06.40. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purworejo Wasit Diono menyampaikan, gedung SD N 2 Donorejo memang termasuk bangunan yang sudah memperihatinkan. "Di 2022, pihak SD sudah mengusulkan rehab melalui Korwilcambidik Kaligesing. Tapi, pada kenyataannya SD lain juga ada yang lebih parah," ungkapnya saat ditemui Jumat (21/6).


Akhirnya, di 2023 rehab gedung di SD N 2 Donorejo belum terlaksana. Kemudian, di 2023, SD tersebut kembali mengusulkan tetapi untuk rehab pagar dan talud. "Setelah kami kroscek ke lapangan memang kondisi keduanya baik bangunan dan talud sama-sama perlu direhab. Tahun ini, pengerjaan talud dan pagar," ujarnya.


Perjalanan waktu, 30 Mei 2024 ruangan kelas ambrol. Karena, bangunan sudah lama dari zaman SD Inpres sekitar 1980 dan terakhir direhab pada 2016. Di samping itu, lokasi belakang sekolah banyak pohon tinggi khususnya pohon kelapa. Sehingga, bangunan gedung tidak banyak mendapatkan cahaya matahari cukup dan mudah lembab.


Setelah peristiwa itu, kata Wasit, pihaknya berupaya agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu. Guru diminta menyesuaikan kenyamanan siswa, bisa menggunakan ruang yang masih bisa digunakan. “Menggunakan sistem sif, menggunakan rumah penduduk, dan sebagainya," beber dia.


Terkait pembangunan, pihaknya akan mengusahakan untuk diusulkan tahun ini pada anggaran perubahan. Namun, jika tidak memungkinkan maka akan diprioritaskan untuk APBD murni tahun depan. Rehab total ruang kelas butuh Rp 750 juta. Tapi anggaran di atas Rp 200 juta prosesnya cukup lama karena harus ada proses lelang, harmonisasi dengan provinsi, dan sebagianya. “Solusinya, nanti di perubahan kami akan mengusulkan rehab satu ruang saja (yang ambrol) dana di bawah Rp 200 juta," jelas Wasit.


Kepala SekolahSD N 2 Donorejo Sukarti menyampaikan, sejak dirinya menjadi kepala sekolah di sekolah tersebut pada Agustus 2022 lalu, kondisi bangunan sudah memperihatinkan. "Banyak yang bocor dan saya sudah sering meminta bantuan penduduk sekitar untuk membantu memperbaiki," kata dia.


Namun, untuk tahun ajaran baru mendatang mulai 22 Juli 2024 akan dibagi menjadi dua sesi. "Untuk kelas1, 2, dan 5 masuk pagi di gedung utama yang masih bisa digunakan. Kemudian, gantian dari jam 10.10 sampai 13.45 untuk kelas 3 dan 4," bebernya. (han/pra)

Editor : Satria Pradika
#SDN 2 Purworejo #Dindikbud #ambrol #Purworejo